Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

MSCI Bekukan Bobot Indeks Indonesia, Saham Grup Bakrie Rontok Berjamaah hingga ARB

 Gana Buana
28/1/2026 16:08
MSCI Bekukan Bobot Indeks Indonesia, Saham Grup Bakrie Rontok Berjamaah hingga ARB
MSCI Bekukan Bobot Indeks Saham Indonesia(Dok. MI/AI)

PASAR saham Indonesia mengalami guncangan hebat pada perdagangan Rabu (28/1). Keputusan mengejutkan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengumumkan pembekuan sementara (freeze) penyesuaian bobot dan komposisi saham Indonesia dalam indeks globalnya menjadi pemicu utama aksi jual masif.

Saham-saham yang sebelumnya digadang-gadang masuk atau naik kelas dalam indeks MSCI, khususnya dari Grup Bakrie, menjadi korban paling parah hingga menyentuh batas Auto Rejection Bawah (ARB).

MSCI Freeze: Pukulan Telak bagi Emiten Bakrie

Dalam pengumuman resminya pagi ini, MSCI menyatakan kekhawatiran serius terkait transparansi struktur kepemilikan saham (free float) di pasar modal Indonesia. Akibatnya, MSCI memutuskan untuk tidak melakukan perubahan konstituen (rebalancing) untuk periode Februari 2026 hingga masalah ini terselesaikan.

Kabar ini langsung merontokkan ekspektasi investor yang sebelumnya memborong saham Grup Bakrie (BUMI & BRMS) dengan harapan masuk ke MSCI Global Standard Index.

Berikut adalah data pergerakan saham Grup Bakrie yang terpantau berdarah-darah pada sesi perdagangan hari ini:

KODE EMITEN HARGA (Rp) PERUBAHAN STATUS
ENRG Energi Mega Persada 1.420 -14,97% ARB
BUMI Bumi Resources 294 -14,53% ARB
BRMS Bumi Resources Minerals 1.145 -11,58% Crash
BNBR Bakrie & Brothers 125 -9,42% Deep Red
DEWA Darma Henwa 790 -2,47% Koreksi

*Data per Sesi I, 28 Januari 2026. Sumber: RTI Business & Ajaib Sekuritas.

Safe Haven & Mata Uang: Emas Rekor, Rupiah Tertekan

Di tengah kepanikan pasar saham, investor beralih ke aset aman (safe haven). Harga emas Antam hari ini mencetak rekor tertinggi baru sepanjang sejarah, menembus level psikologis Rp2,9 juta per gram. Sementara itu, Rupiah mengalami tekanan akibat capital outflow asing yang merespons negatif berita MSCI.

Harga Emas Antam: 

  • Harga 1 Gram: Rp2.968.000
  • Kenaikan: +Rp52.000
  • Buyback: Rp2.799.000

Nilai Tukar Kurs Rupiah:

  • USD/IDR: Rp16.678-Rp16.715
  • Tren Harian: Melemah tipis (0.01)

Keputusan MSCI ini menjadi peringatan keras bagi emiten Indonesia terkait transparansi data pemegang saham. Bagi investor ritel, volatilitas tinggi pada saham Grup Bakrie (terutama BUMI dan BRMS) diprediksi masih akan berlanjut hingga ada kejelasan status dari MSCI pada tinjauan berikutnya di bulan Mei 2026. Disarankan untuk wait and see atau fokus pada saham defensif dan emas fisik yang sedang dalam tren bullish kuat. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya