Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pertamina EP Adera Field Temukan Sumur Baru, Potensi 3.442 Barel Minyak Per Hari

Ihfa Firdausya
07/1/2026 10:30
Pertamina EP Adera Field Temukan Sumur Baru, Potensi 3.442 Barel Minyak Per Hari
Ilustrasi(Pertamina EP)

PT Pertamina EP (PEP) Adera Field menemukan sumur minyak baru ABB-143 (U1) dengan potensi hingga 3.442 barel minyak per hari (BOPD). Potensi tersebut berdasarkan pengujian dengan durasi dua jam pada 30 Desember 2025 pukul 14.30-16.30 WIB.

Pengujian berdurasi dua jam itu dinilai lebih merepresentasikan kondisi aliran yang stabil. Pengujian aliran awal tersebut dilakukan untuk mengetahui kemampuan maksimum (deliverability) sumur mengalirkan minyak mentah secara alami tanpa bantuan alat.

General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto menjelaskan, hasil uji ini bukan angka produksi harian jangka panjang. Namun ia menjadi dasar awal untuk menilai kinerja sumur dan karakteristik lapisan batuan penyimpanan minyak (reservoir).

Setelah tahap pembersihan sumur (clean up) selesai, PEP Adera Field melanjutkan dengan uji multi laju alir (multi rate test). Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui laju produksi yang ideal, perbandingan gas terhadap minyak (gas-oil ratio atau GOR), serta kandungan air dalam minyak (watercut).

Data hasil pengujian ini menjadi dasar pengelolaan reservoir yang baik (good reservoir management) guna menjaga keberlanjutan (sustainability) produksi serta memperoleh perolehan minyak (recovery) yang optimal. 

“Sumur ABB-143 (U1) diharapkan dapat memberikan tambahan produksi harian sekitar 458 barel minyak per hari pada kondisi operasi tertentu, dengan estimasi total potensi perolehan minyak atau Estimated Ultimate Recovery (EUR) sekitar 750 ribu barel minyak berdasarkan perbandingan dengan sumur referensi,” ujar Djudjuwanto dalam keterangan yang dikutip, Rabu (7/1).

Sebagai informasi, sumur referensi adalah sumur yang lebih dulu berproduksi di area dan lapisan batuan yang sama. Sumur ini menjadi acuan untuk memperkirakan potensi produksi minyak dari sebuah sumur yang baru saja ditemukan.

Djudjuwanto menyampaikan, penemuan sumur minyak baru ini merupakan hasil dari integrasi data seismik 3D Abab yang diakuisisi pada tahun 2023. Pendekatan baru ini diperoleh dari studi Tim Geologi, Geofisika, Reservoir, dan Produksi (GGRP) PEP Adera Field.

"Melalui analisis data seismik yang lebih detail, tim dapat memetakan arah dan sebaran lapisan reservoir dengan lebih akurat. Dengan begitu, peluang keberhasilan pengeboran semakin besar," katanya.

Menurut Djudjuwanto, penemuan sumur baru ini menjadi suntikan bagi PEP Adera Field dalam meningkatkan produksi migas di tahun 2026. Penemuan ini juga mendorong pewujudan target lifting 1 juta barel per hari yang ditetapkan pemerintah.

"Inovasi teknologi dan penerapan pendekatan-pendekatan baru mendorong kinerja PEP dalam mewujudkan ketahanan energi nasional," ucap Djudjuwanto.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan Pertamina berkomitmen mengakselerasi swasembada energi nasional. Hal itu sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dengan mengedepankan program prioritas di sektor hulu migas.

"Pertamina mengalokasikan Capex yang besar di sektor hulu untuk mendorong pengeboran masif dan inovatif sehingga berdampak signifikan pada penemuan dan sekaligus peningkatan produksi migas nasional," ujar Baron. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik