Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

BSI Optimalkan Aplikasi BYOND untuk Dongkrak Layanan Bank Emas

Media Indonesia
05/1/2026 18:28
BSI Optimalkan Aplikasi BYOND untuk Dongkrak Layanan Bank Emas
Ilustrasi(MI/Susanto)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menggenjot pengembangan layanan bullion bank atau bank emas dengan memaksimalkan pemanfaatan super apps BYOND by BSI. Langkah ini sejalan dengan tren harga emas yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Per November 2025, saldo emas BSI tercatat mencapai 1,6 ton. Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dengan pertumbuhan sebesar 261,37% secara year-to-date (ytd).

Manajemen menilai capaian tersebut mencerminkan tingginya peningkatan transaksi emas yang dilakukan nasabah melalui aplikasi BYOND.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyampaikan bahwa percepatan transformasi digital menjadi fokus jangka panjang perusahaan. Inovasi akan terus dilakukan agar BSI mampu bersaing sekaligus menjadi pilihan utama masyarakat.

"Saat ini, kami juga terus melakukan improvisasi melalui super apps BYOND yang dibangun untuk mendekatkan BSI ke nasabah," kata Anton.

Saat ini, fitur Bank Emas di BYOND menawarkan beragam layanan, mulai dari pembelian dan penjualan emas, transfer emas, pencetakan emas fisik, cicilan emas, hingga gadai emas.

Ke depan, BSI berencana menambah berbagai fitur baru guna mempermudah nasabah dalam mengelola kepemilikan emas secara aman dan praktis. Salah satu pengembangan yang disiapkan adalah fasilitas menabung emas secara rutin.

Dari sisi pengguna, jumlah user BYOND by BSI hingga November 2025 secara year-to-date mencapai 5,7 juta orang. Penggunanya berasal dari berbagai kelompok usia, dengan dominasi generasi Z dan milenial berusia 20–40 tahun.

Perseroan menjelaskan bahwa super apps BYOND tidak hanya dikembangkan sebagai aplikasi perbankan digital, tetapi juga sebagai ekosistem layanan keuangan dan gaya hidup Islami yang terintegrasi.

Melalui satu platform, BYOND menghadirkan kemudahan transaksi keuangan sekaligus mendukung pengelolaan investasi, aktivitas sosial, dan kebutuhan finansial lainnya.

BSI juga menegaskan bahwa bisnis emas akan tetap menjadi salah satu fokus utama perusahaan karena potensi pertumbuhannya masih besar. Layanan bank emas sendiri baru diperkenalkan pada Februari 2025 dan hingga kini masih terus disosialisasikan kepada masyarakat.

Saat ini, kepemilikan emas di kalangan masyarakat Indonesia dinilai masih relatif rendah. Padahal, emas memiliki fungsi penting sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven.

Dalam jangka panjang, investasi emas dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti persiapan ibadah haji, biaya pendidikan anak, serta kebutuhan finansial lainnya. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik