Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menggenjot pengembangan layanan bullion bank atau bank emas dengan memaksimalkan pemanfaatan super apps BYOND by BSI. Langkah ini sejalan dengan tren harga emas yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu.
Per November 2025, saldo emas BSI tercatat mencapai 1,6 ton. Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dengan pertumbuhan sebesar 261,37% secara year-to-date (ytd).
Manajemen menilai capaian tersebut mencerminkan tingginya peningkatan transaksi emas yang dilakukan nasabah melalui aplikasi BYOND.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyampaikan bahwa percepatan transformasi digital menjadi fokus jangka panjang perusahaan. Inovasi akan terus dilakukan agar BSI mampu bersaing sekaligus menjadi pilihan utama masyarakat.
"Saat ini, kami juga terus melakukan improvisasi melalui super apps BYOND yang dibangun untuk mendekatkan BSI ke nasabah," kata Anton.
Saat ini, fitur Bank Emas di BYOND menawarkan beragam layanan, mulai dari pembelian dan penjualan emas, transfer emas, pencetakan emas fisik, cicilan emas, hingga gadai emas.
Ke depan, BSI berencana menambah berbagai fitur baru guna mempermudah nasabah dalam mengelola kepemilikan emas secara aman dan praktis. Salah satu pengembangan yang disiapkan adalah fasilitas menabung emas secara rutin.
Dari sisi pengguna, jumlah user BYOND by BSI hingga November 2025 secara year-to-date mencapai 5,7 juta orang. Penggunanya berasal dari berbagai kelompok usia, dengan dominasi generasi Z dan milenial berusia 20–40 tahun.
Perseroan menjelaskan bahwa super apps BYOND tidak hanya dikembangkan sebagai aplikasi perbankan digital, tetapi juga sebagai ekosistem layanan keuangan dan gaya hidup Islami yang terintegrasi.
Melalui satu platform, BYOND menghadirkan kemudahan transaksi keuangan sekaligus mendukung pengelolaan investasi, aktivitas sosial, dan kebutuhan finansial lainnya.
BSI juga menegaskan bahwa bisnis emas akan tetap menjadi salah satu fokus utama perusahaan karena potensi pertumbuhannya masih besar. Layanan bank emas sendiri baru diperkenalkan pada Februari 2025 dan hingga kini masih terus disosialisasikan kepada masyarakat.
Saat ini, kepemilikan emas di kalangan masyarakat Indonesia dinilai masih relatif rendah. Padahal, emas memiliki fungsi penting sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven.
Dalam jangka panjang, investasi emas dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti persiapan ibadah haji, biaya pendidikan anak, serta kebutuhan finansial lainnya. (Ant/E-4)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 unit Huntara di Aceh Tamiang. Sinergi BUMN Danantara sediakan hunian layak pasca-bencana.
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini ditinjau langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis (1/1). Dalam kesempatan tersebut
BSI menyatakan seluruh layanan dan jaringan kantor cabang di Aceh telah kembali beroperasi. Ini menandai selesainya proses normalisasi layanan perbankan BSI di wilayah yang terdampak bencana.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi berstatus badan usaha milik negara (BUMN) setelah negara memiliki Saham Seri A Dwiwarna. Keputusan ditetapkan dalam RUPSLB 2025.
BSI Menjadi satu-satunya bank yang mendapat izin menjalankan bullion bank services atau bank emas di Indonesia, saldo emas digital BSI tumbuh 159,78%.
BSI Emas adalah layanan emas yang disediakan Bank Syariah Indonesia untuk memfasilitasi masyarakat membeli emas dengan cara menabung emas.
Pengakuan internasional ini semakin memperkuat posisi Pegadaian sebagai perusahaan yang unggul dalam memberikan layanan prima berbasis customer-centric.
Fokus utama expo kali ini adalah penguatan ekosistem halal dan pengenalan layanan unggulan BSI Bank Emas.
Masyarakat Kalsel yang dikenal religius dengan persentase umat muslim mencapai 97% lebih menjadi potensi berkembangnya bank emas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved