Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama (Dirut) PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi menegaskan pihaknya tengah mengajukan diri untuk menjadi pengelola bullion bank atau bank emas kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Kami sedang proses mengajukan diri soal bullion bank ini ke OJK," ujarnya di Jakarta, Selasa (10/12).
Hery menjelaskan, dalam Peraturan OJK No 17/2024, bullion bank atau bank dengan layanan penyimpanan emas batangan, dapat dilakukan oleh lembaga jasa keuangan (LJK) yang memiliki kegiatan usaha utama dalam menyalurkan kredit atau pembiayaan selain bank perekonomian rakyat (BPR), BPR syariah, dan lembaga keuangan mikro.
Bank umum konvensional dan unit usaha syariah bank umum syariah bisa menjalankan usaha bank emas selama memiliki modal minimum Rp14 triliun.
"Kalau kita lihat ketentuan yang ada di Peraturan OJK yang baru, bank harus memiliki modal sedikitnya Rp14 triliun untuk bullion. Modal BSI kan lebih dari itu," terang Dirut BSI.
Saat ini, pihaknya telah menjalankan bisnis kepemilikan emas logam mulia lewat BSI Gold melalui pembiayaan cicil emas di seluruh kantor cabang BSI. Emas yang dijual terdiri dari emas batangan 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, dan 100 gram.
Dalam waktu dekat BSI Gold akan dapat dibeli secara digital melalui aplikasi milik perusahaan pelat merah itu, BYOND.
"Sekarang ini kita sudah menjalankan bisnis gadai dan cicil emas, bisa manual dan juga bisa lewat aplikasi mobile banking kita. Kalau ada kesempatan untuk ekspansi lebih besar lagi, kita senang hati, Insya Allah kita siap," pungkas Hery. (E-2)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menggenjot pengembangan layanan bullion bank atau bank emas dengan memaksimalkan pemanfaatan super apps BYOND by BSI.
BRI menyiapkan sederet strategi baru untuk memperkuat kinerja dan memperluas sumber pertumbuhan.
Kepala Divisi Bisnis Bullion PT Pegadaian Kadek Eva Suputra menegaskan tengah menggenjot pemanfaatan emas idle atau emas yang dimiliki masyarakat namun tidak digunakan secara produktif.
PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA), perusahaan manufaktur serta perdagangan perhiasan dan emas batangan, menyatakan siap mendukung ekosistem bullion atau bank emas di Indonesia.
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Rabu (26/2), di The Gade Tower, Jakarta.
BRI memproyeksikan bahwa monetisasi emas melalui pendirian bank emas atau bullion bank dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto hingga Rp245 triliun
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2025. Per Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun.
Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi
NAIK kelas menjadi badan usaha milik negara (BUMN), kinerja BSI pada 2025 progresif jauh di atas industri perbankan sekaligus mengubah peta perbankan Indonesia.
Pada 23 Januari 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara administratif telah menyandang status sebagai perusahaan Persero.
BSI menegaskan komitmen untuk menjalankan mandat tersebut dengan tetap mengedepankan governance dan kepatuhan terhadap ketentuan terkait.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved