Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Tesla mengumumkan bahwa penjualan mobil listrik secara global pada 2025 turun sekitar 8,6% secara tahunan (year on year/yoy). Penurunan ini sekaligus menandai, untuk pertama kalinya, perusahaan asal Amerika Serikat tersebut tersalip oleh produsen mobil China, BYD, dalam penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) tahunan.
Berdasarkan laporan perusahaan, Tesla memproduksi 1,655 juta unit EV sepanjang 2025 dan menjual 1,636 juta unit. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan 2024, ketika Tesla memproduksi 1,773 juta unit dan menjual 1,789 juta unit kendaraan. Tekanan terhadap penjualan semakin terasa setelah insentif pajak yang sebelumnya mendorong konsumen AS membeli mobil listrik dicabut pada September 2025.
Pada kuartal keempat (Q4) 2025, Tesla memproduksi 434.358 unit kendaraan dan menjual 418.227 unit. Capaian itu turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, saat produksi mencapai 459.445 unit dan pengiriman 495.570 unit. Secara tahunan, pengiriman pada Q4 2025 tercatat melemah sekitar 16%.
Sementara itu, BYD melaporkan penjualan global kendaraan listriknya mencapai 2,257 juta unit pada 2025, atau naik 27,86% dibanding tahun sebelumnya. Angka itu menjadikannya sebagai mobil listrik trerlaris di 2025. Pertumbuhan penjualan BYD semakin kuat berkat ekspansi ke berbagai pasar di luar Tiongkok, termasuk Asia, Eropa, dan Amerika Latin.
Meski penjualannya menurun, mobil Tesla masih memimpin pasar kendaraan listrik di Amerika Serikat dengan pangsa sekitar 45%. Namun tren pelemahan ini dianggap mencerminkan perlambatan yang lebih luas di pasar EV AS. Data Cox Automotive menunjukkan bahwa penjualan EV dari seluruh merek di AS turun lebih dari 40% (yoy) pada November 2025. Sejumlah analis memperkirakan, kinerja pasar EV di Amerika Serikat kemungkinan masih akan lesu hingga memasuki 2026. (Ant/E-3)
Penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023 yang menjadi instrumen penting untuk memutus siklus hambatan pasar kendaraan listrik di Indonesia.
Transformasi digital di tubuh PT PLN menemukan bentuk paling konkret melalui PLN Mobile.
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
Panduan memahami skala prioritas APBD melalui kasus pengadaan mobil listrik dan penghapusan BPJS warga di Banjarmasin. Analisis etika anggaran publik.
Di tengah langkah pengadaan puluhan mobil listrik untuk kepala dinas dan camat, pemerintah Pemerintah Kota Banjarmasin menghapus kepesertaan BPJS bagi 37 ribu warga miskin.
Tiongkok menjadi negara pertama yang melarang desain handle pintu tersembunyi demi keamanan.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
Tim peneliti Swiss berhasil menciptakan baterai solid-state yang lebih aman dan tahan lama. Temukan bagaimana teknologi ini mencegah korsleting pada mobil listrik.
Asuransi ini menyasar kendaraan listrik sesuai Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved