Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

PLN: SPKLU Siap Hadapi Lonjakan Pengguna Kendaraan Listrik Saat Nataru

Andhika Prasetyo
22/12/2025 08:51
PLN: SPKLU Siap Hadapi Lonjakan Pengguna Kendaraan Listrik Saat Nataru
Ilustrasi(Antara)

PT PLN (Persero) memastikan kesiapan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di berbagai wilayah Indonesia guna mengantisipasi meningkatnya mobilitas pengguna kendaraan listrik selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Upaya tersebut dilakukan melalui program PLN Mobile EVenture Siaga Kesiapan SPKLU Jelang Natal 2025 & Tahun Baru 2026, berupa uji lapangan yang melintasi sejumlah provinsi dari Lampung hingga Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini difokuskan pada pengecekan langsung SPKLU di jalur mudik strategis, rest area, serta kota-kota tujuan wisata.

Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini, mengatakan perjalanan berlangsung selama empat hari dan dirancang untuk memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya menjelang puncak arus libur akhir tahun.

“Melalui EVenture ini, kami mengecek langsung kondisi SPKLU di rest area dan kota besar yang berpotensi menjadi tujuan utama pengguna kendaraan listrik selama Nataru,” ujar Ririn di Jakarta, Minggu.

Dalam pelaksanaannya, PLN melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian terkait, asosiasi pengguna kendaraan listrik, unit internal PLN, hingga masyarakat di daerah yang dilintasi. Pelibatan lintas sektor ini dimaksudkan agar kesiapan kelistrikan sejalan dengan dukungan infrastruktur transportasi dan kebijakan di masing-masing sektor.

Menurut Ririn, masukan dari perjalanan tersebut mencakup aspek teknis maupun nonteknis. Salah satu catatan penting adalah perlunya peningkatan edukasi kepada pengguna kendaraan listrik, mengingat perbedaan karakteristik kendaraan, kapasitas baterai, dan jenis pengisi daya dapat memengaruhi pola pengisian dan potensi antrean.

“Informasi yang jelas sangat penting agar pengguna merasa lebih tenang dan distribusi pengisian daya tidak menumpuk di satu titik,” katanya.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menilai keunggulan EVenture terletak pada pengalaman langsung di lapangan. Dengan melibatkan lebih dari 10 kendaraan listrik dalam satu rombongan, PLN dapat memetakan kondisi nyata seperti waktu tunggu, antrean, dan respons sistem SPKLU.

“Dari pengalaman tersebut, kami bisa menentukan apakah diperlukan penambahan unit atau penguatan cadangan daya. Ini penting agar perjalanan Nataru dengan kendaraan listrik benar-benar nyaman,” ujarnya.

Adi juga mengingatkan potensi lonjakan pengguna kendaraan listrik pada libur akhir tahun ini, seiring bertambahnya pilihan model EV di pasar dan meningkatnya minat masyarakat mencoba perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan listrik untuk pertama kalinya. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik