Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

7 Cara Memulai Jual Beli Bitcoin (BTC), Panduan buat Pemula

 Gana Buana
17/12/2025 18:40
7 Cara Memulai Jual Beli Bitcoin (BTC), Panduan buat Pemula
Cara Memulai Jual Beli Bitcoin.(Dok. Freepik)

UNTUK mulai jual-beli Bitcoin di Indonesia, kamu perlu memilih exchange yang legal/terawasi, daftar akun + verifikasi identitas (KYC), deposit rupiah (IDR), lalu beli BTC memakai market order atau limit order. Setelah itu, pahami biaya, pajak, dan keamanan sebelum meningkatkan nominal transaksi.

Catatan penting: Bitcoin/kripto bukan alat pembayaran yang sah di Indonesia. Jangan gunakan untuk membayar barang/jasa.

7 Langkah Mulai Jual-Beli Bitcoin

  1. Pahami tujuan (trading cepat vs nabung jangka panjang) dan risiko.
  2. Pilih exchange yang legal/terdaftar dan punya reputasi baik.
  3. Buat akun dan aktifkan keamanan (2FA/Authenticator).
  4. Selesaikan KYC (KTP + verifikasi wajah, sesuai kebijakan platform).
  5. Deposit rupiah (IDR) lewat metode yang disediakan.
  6. Beli BTC (market/limit) - mulai dari nominal kecil.
  7. Jual BTC saat perlu, lalu tarik IDR ke rekening dan simpan riwayat transaksi.

1) Legalitas Bitcoin di Indonesia: Yang Boleh dan Yang Tidak

Di Indonesia, kripto seperti Bitcoin diperlakukan sebagai aset yang diperdagangkan, namun tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah. Artinya:

  • Boleh: jual-beli BTC sebagai aset/investasi/trading melalui penyelenggara yang sesuai ketentuan.
  • Tidak boleh: memakai BTC untuk transaksi pembayaran barang/jasa.

2) Pengawasan Kripto: Update Penting sejak 10 Januari 2025

Mulai 10 Januari 2025, terjadi proses pengalihan tugas pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital termasuk aset kripto dari Bappebti/Kemendag menuju OJK (dan aspek tertentu ke Bank Indonesia) dengan masa peralihan.

Apa artinya buat pemula?

  • Utamakan platform yang patuh, transparan, dan jelas status legalitasnya.
  • Biasakan cek info resmi regulator/instansi terkait sebelum menaruh dana.

3) Cara Memilih Exchange yang Aman untuk Pemula

Checklist cepat sebelum daftar:

  • Legalitas jelas (cek status perusahaan/penyelenggara).
  • Ada KYC, 2FA, dan fitur keamanan (mis. anti-phishing).
  • Biaya transparan (fee trading, deposit, withdraw).
  • Likuiditas memadai (order tidak “nyangkut” lama).
  • Layanan pelanggan jelas + rekam jejak baik.

Tip redaksi: Jangan tergoda “profit cepat” dari grup/komunitas. Pilih platform dulu, baru strategi.

4) Daftar Akun, KYC, dan Deposit Rupiah (IDR)

Alur umumnya mirip di hampir semua exchange:

  • Registrasi akun (email/nomor HP).
  • Aktifkan 2FA (Authenticator lebih aman daripada SMS OTP).
  • Selesaikan KYC (unggah KTP + verifikasi wajah).
  • Deposit IDR via metode yang tersedia (VA bank/transfer/e-wallet).

5) Cara Beli Bitcoin: Market Order vs Limit Order

Dua mode order paling umum:

  • Market order: beli/jual instan mengikuti harga pasar saat itu. Praktis untuk pemula, tapi harga bisa sedikit “geser” saat eksekusi.
  • Limit order: kamu menentukan harga; transaksi terjadi jika harga menyentuh target. Cocok kalau kamu ingin kontrol harga.
  • Saran pemula: Mulai kecil dulu untuk memahami alur (deposit → beli → jual → withdraw), baru naikkan nominal.

6) Cara Jual Bitcoin dan Tarik ke Rekening

Langkah standar:

  • Jual BTC → saldo berubah jadi IDR.
  • Pilih menu tarik dana (withdraw) → tentukan rekening tujuan.
  • Konfirmasi penarikan dan simpan bukti/riwayat transaksi.

7) Pajak Kripto Terbaru (Berlaku 1 Agustus 2025)

Mulai 1 Agustus 2025, ketentuan pajak kripto diperkuat. Poin paling penting untuk pengguna ritel:

  • Penyerahan aset kripto yang dipersamakan dengan surat berharga tidak lagi dikenai PPN.
  • Namun penghasilan dari transaksi aset kripto tetap dikenai PPh Final Pasal 22.
  • Tarif yang disebutkan otoritas pajak: 0,21% (melalui PPMSE dalam negeri) dan 1% (melalui PPMSE luar negeri), dari nilai transaksi.
  • Praktisnya, banyak platform memotong pajak/biaya otomatis—tetap simpan riwayat transaksi untuk rekap.

8) Keamanan Wajib: Aturan Emas Pemula

Jangan pernah membagikan OTP, PIN, kode 2FA, apalagi seed phrase/private key.

Waspada akun “admin exchange” palsu di WA/Telegram/DM.

Untuk simpan jangka panjang, pertimbangkan wallet pribadi dan simpan seed phrase offline.

FAQ

1. Apakah Bitcoin legal di Indonesia?
Legal sebagai aset yang diperdagangkan lewat penyelenggara yang sesuai ketentuan, tetapi bukan alat pembayaran yang sah.

2. Saya bisa mulai dengan modal kecil?
Bisa, karena BTC dapat dibeli dalam pecahan kecil. Minimum order tergantung platform.

3. Lebih aman market atau limit?
Bukan soal aman—lebih soal kontrol. Market lebih praktis, limit lebih terkontrol harganya.

4. Pajak kripto sekarang bagaimana?
Per 1 Agustus 2025: PPN tidak dipungut untuk penyerahan kripto yang dipersamakan surat berharga, namun ada PPh Final Pasal 22 (tarif berbeda untuk PPMSE dalam negeri vs luar negeri). (Bank Indonesia/OJK/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya