Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENINGKATAN literasi keuangan dan pemahaman teknologi digital di kalangan mahasiswa menjadi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan aset kripto.
Berangkat dari kebutuhan itu, PT Pintu Kemana Saja (PINTU), aplikasi kripto yang terdaftar resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), berkolaborasi dengan Investortrust.id menggelar program edukasi Pintu Goes to Campus di Universitas Bina Nusantara (Binus) bertema 'Kripto untuk Mahasiswa: Melek Ilmu Cuan Mengalir' yang diikuti lebih dari 200 mahasiswa.
Acara ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yang turut hadir, di antaranya Kepala Direktorat Perizinan dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Catur Karyanto Pilih; Dosen Binus Hugo Prasetyo W; Wakil Pemimpin Redaksi Investortrust.id Abdul Aziz; Student Support Office Associate Manager Rahmat Ilahi; Chief Marketing Officer PINTU Timothius Martin; Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti; serta Founder TradeWithSuli, Sulianto Indria Putra.
Dalam sambutannya, Kepala Direktorat Perizinan dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Catur Karyanto Pilih, menegaskan bahwa literasi digital dan literasi keuangan harus menjadi fondasi utama sebelum mahasiswa terjun ke dunia aset kripto.
“Pemahaman literasi yang kuat membantu masyarakat mengenali manfaat dan risiko, sehingga penggunaan layanan keuangan digital dapat dilakukan secara bijak. Mahasiswa bahkan dapat menjadi agen perubahan dalam mendorong pemanfaatan layanan digital yang tepat,” ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (10/12).
Sementara itu, Dosen Binus, Hugo Prasetyo, menambahkan bahwa kampus memiliki komitmen kuat dalam menyediakan ekosistem pembelajaran terkait aset digital. Ia menjelaskan bahwa Binus menawarkan kurikulum terintegrasi yang memungkinkan mahasiswa mempelajari kripto dari sisi teknologi hingga keuangan, termasuk melalui laboratorium Beehive dan komunitas Binus Blockchain & Crypto Club.
“Kami berharap mahasiswa bukan hanya menjadi konsumen, tetapi mampu menciptakan inovasi,” kata Hugo.
Di kesempatan yang sama, CMO PINTU, Timothius Martin, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam program ini.
“Kami berterima kasih kepada Binus atas kesempatan berbagi pengetahuan mengenai manfaat dan risiko di industri kripto. Dukungan dari OJK juga sangat berarti, dan PINTU siap terus bekerja sama untuk mendorong literasi serta inklusi demi terciptanya ekosistem investasi kripto yang sehat dan bertumbuh,” tuturnya.
Timothius menekankan bahwa dominasi generasi muda dalam penggunaan aset kripto harus diimbangi edukasi yang memadai.
“Bonus demografi Indonesia membawa peluang besar, tetapi juga tantangan pada aspek literasi dan keamanan investasi. Melalui berbagai inisiatif edukasi, PINTU berkomitmen memastikan generasi muda memahami risiko, peluang, dan prinsip keamanan sebelum berinvestasi,” pungkasnya. (E-4)
Penerapan proof of reserve (PoR) kini dipandang bukan sekadar tren teknis, melainkan pilar fundamental dalam tata kelola bursa untuk memitigasi risiko sistemik dan melindungi dana nasabah.
Berdasarkan data per 11 Desember menunjukkan pertumbuhan saldo aset yang stabil pada Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), hingga stablecoin USDT.
PERGERAKAN pasar saham global dan aset kripto dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan dinamika yang semakin cepat dan kompleks.
PROOF of Reserves (PoR) atau cadangan aset Indodax menembus US$1 miliar atau Rp18 triliun berdasarkan data yang ditampilkan pada fitur Proof of Reserves di CoinMarketCap.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
Kasus pembunuhan anak di Cilegon, Banten, dipicu motif ekonomi. Pelaku disebut terlilit utang setelah mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto.
Penerapan proof of reserve (PoR) kini dipandang bukan sekadar tren teknis, melainkan pilar fundamental dalam tata kelola bursa untuk memitigasi risiko sistemik dan melindungi dana nasabah.
Terlapor meyakinkan bahwa modal kecil dapat berubah menjadi miliaran rupiah dalam waktu singkat dengan janji profit yang fantastis.
Langkah hukum ini diambil sebagai upaya edukasi sekaligus perlindungan bagi generasi muda dari praktik investasi yang tidak memiliki legalitas jelas.
Polisi telah menerima laporan tersebut. Saat ini, status terlapor masih dalam tahap penyelidikan.
Per 1 Januari 2026, aset utama yang tercatat dalam cadangan perusahaan mencakup 1.246 BTC, 10.005 ETH, 12.272 BNB, dan 75,5 juta USDT.
Untuk mendukung ekosistem ini, ICEx menerima pendanaan kolektif sebesar Rp1 Triliun (US$70 juta) dari berbagai pemegang saham strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved