Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan penyediaan lahan untuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana tidak boleh tertunda. Dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh, Minggu (7/12) malam, ia menyatakan kesiapan pemerintah mengambil langkah keras apabila diperlukan, termasuk mencabut sementara Hak Guna Usaha (HGU).
Peringatan itu disampaikan setelah Kepala BNPB Suharyanto melaporkan bahwa ketersediaan lahan masih menjadi kendala utama dalam percepatan pembangunan huntara. "Kepala daerah harus menyiapkan lahan. Pemerintah pusat yang membangun, Pak Presiden. Nah, lahannya ini kadang-kadang yang agak bermasalah lama," ujar Suharyanto.
Mendengar itu, Prabowo langsung menyatakan, pemerintah tidak boleh membiarkan hambatan administratif menghalangi kebutuhan masyarakat. "Saya kira lahannya harusnya ada. Nanti koordinasi pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, semua K/L, terutama ATR, kehutanan, ATR-BPN dicek semua," ucapnya.
Ia menambahkan, negara wajib mengutamakan kepentingan warga terdampak. "Kalau perlu HGU-HGU bisa dicabut sementara, dikurangi. Ini kepentingan rakyat yang lebih penting. Lahan harus ada," tambah Prabowo.
Dalam penjelasannya, BNPB menyampaikan bahwa huntara dirancang untuk memberi ruang tinggal yang lebih layak daripada tenda-tenda pengungsian. Setiap unit berukuran tipe 36 untuk satu keluarga. "Luasnya tipe 36, Pak Presiden. Delapan kali lima. Daripada mereka tinggal di tenda, lebih representatif mereka tinggal di hunian sementara," jelas Suharyanto.
BNPB menargetkan huntara digunakan tidak lebih dari satu tahun sebelum warga dipindahkan ke hunian tetap. Namun penggunaan bisa lebih lama bila penyediaan lahan kembali terhambat.
BNPB juga menjelaskan, pengalaman pembangunan huntara di Lewotobi menunjukkan pengerjaan dapat diselesaikan dalam enam bulan dengan dukungan Satgas TNI–Polri. "Satgas Kodam IX/Udayana memindahkan 8.000 KK, semuanya masuk ke huntara, membangunnya enam bulan, Pak Presiden," katanya.
Selain model rumah keluarga, BNPB menyiapkan opsi huntara berbentuk barak untuk lokasi dengan keterbatasan lahan. Namun bila ruang mencukupi, satu keluarga bisa mendapatkan lahan 8x10 meter yang mendukung integrasi dengan pembangunan hunian tetap pada tahap berikutnya. (H-3)
Pembangunan huntara di Desa Tunyang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh,dipercepat.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
MENTERI Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, memastikan warga terdampak bencana tanah bergerak di Tegal, Jawa Tengah, akan menempati hunian sementara (Huntara) sebelum Lebaran.
Ibas mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap agar pengungsi tidak terlalu lama berada di tenda darurat.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Pembangunan huntara di Desa Tunyang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh,dipercepat.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Bima Arya menyatakan, pemerintah pusat dan daerah akan memastikan perencanaan penanganan pascabencana dilakukan secara sistemik bersama Bupati Bandung Barat.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved