Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EMAS sejak dahulu dikenal sebagai simbol kemakmuran dan ketahanan finansial. Logam mulia ini menjadi pilihan banyak peradaban sebagai aset yang aman untuk menjaga stabilitas kekayaan. Di masa modern, ketika fluktuasi nilai mata uang dan ketidakpastian ekonomi global sering terjadi, emas kembali dipilih sebagai instrumen lindung nilai.
Banyak orang memilih emas karena nilainya relatif stabil serta mudah dicairkan kapan saja. Namun dalam perspektif Islam, emas tidak hanya menjadi sarana investasi, tetapi juga amanah yang harus ditunaikan zakatnya.
Islam memberikan ruang bagi umatnya untuk mengembangkan harta melalui investasi. Bahkan, umat dianjurkan untuk produktif dan bijak mengelola kekayaannya. Meski begitu, harta bukanlah tujuan hidup; ia hanya titipan yang kelak akan dipertanggungjawabkan. Karena itu, setiap Muslim wajib memastikan bahwa kekayaannya halal, bersih, dan memberikan maslahat, termasuk dalam kepemilikan emas.
Sebagai instrumen investasi, emas memiliki karakteristik yang sulit ditandingi. Ketika inflasi meningkat atau kondisi ekonomi bergejolak, harga emas umumnya bergerak naik. Hal ini menjadikannya pilihan aman bagi investor jangka panjang. Baik berupa emas batangan, perhiasan, maupun emas digital, aset ini dikenal tahan terhadap risiko ketidakstabilan ekonomi.
Bagi sebagian orang, emas juga dijadikan tabungan masa depan, disiapkan untuk keperluan mendesak, pendidikan anak, atau kebutuhan hari tua. Namun, Islam mengingatkan agar kepemilikan emas tidak berubah menjadi sikap cinta dunia yang berlebihan. Emas yang hanya ditimbun tanpa memberi manfaat sosial dapat menjadi sumber pertanggungjawaban yang berat.
Allah SWT menegaskan dalam surah At-Taubah ayat 34-35:
“Dan orang-orang yang menimbun emas dan perak dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritakanlah kepada mereka azab yang pedih…”
Ayat ini bukan melarang memiliki emas, tetapi menekankan pentingnya penggunaan harta secara benar. Salah satu bentuk tanggung jawab itu adalah menunaikan zakat.
Zakat emas termasuk dalam kategori zakat mal, yaitu zakat atas harta yang dimiliki dan memiliki potensi berkembang. Pemilik emas wajib menunaikan zakat apabila jumlah emasnya mencapai nisab, setara dengan 85 gram emas murni, dan tersimpan selama satu haul (1 tahun). Besaran zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5% dari nilai emas berdasarkan harga pasar saat waktu zakat tiba.
Penunaian zakat bukan sekadar kewajiban matematis, tetapi bentuk penyucian spiritual. Zakat membersihkan harta dari unsur negatif dan membawa keberkahan bagi pemiliknya.
Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah 103:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.”
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Harta tidak akan berkurang karena sedekah.” (HR. Muslim)
Ini adalah janji Allah bahwa harta yang dikeluarkan untuk zakat justru menjadi sebab bertambahnya keberkahan.
Dalam Islam, keberhasilan sebuah investasi tidak hanya dilihat dari potensi keuntungan, tetapi juga nilai ibadah yang menyertainya. Emas memiliki prospek menjanjikan, stabil, mudah diperdagangkan, dan diakui secara global. Namun, keberkahan hanya hadir jika pengelolaannya mengikuti prinsip syariah.
Menunaikan zakat emas merupakan cara mengembalikan hak orang lain yang terdapat dalam harta kita. Harta yang dizakati membawa ketenangan batin, mengikis rasa takut kehilangan, dan menjauhkan dari sifat kikir. Sebaliknya, emas yang tidak dizakati dapat menjadi beban moral dan spiritual.
Dengan teknologi saat ini, menunaikan zakat emas semakin mudah. Melalui lembaga terpercaya seperti Dompet Dhuafa, proses pembayaran zakat bisa dilakukan secara aman, transparan, dan sesuai aturan syariat. Tidak hanya menyalurkan, lembaga ini juga mengembangkan zakat secara produktif untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi para penerima.
Zakat emas tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga melatih hati agar lebih ikhlas, empati, dan penuh syukur. Di tengah kehidupan yang materialistis, zakat menjadi pengingat bahwa kekayaan sejati bukan terletak pada jumlah harta, tetapi ketenangan hati. Ketika seseorang memberi sebagian hartanya, ia sebenarnya sedang membangun investasi akhirat yang nilainya tidak akan pernah hilang.
Sedekah pun menjadi pelengkap yang memperkuat keberkahan investasi. Sedekah melapangkan rezeki, menambah kedekatan kepada Allah, dan menjadi benteng dari kesulitan. Harta yang disedekahkan tidak pernah berkurang; ia berpindah menjadi kebaikan yang terus mengalir.
Dalam konteks emas, zakat adalah sarana penyucian, sedangkan sedekah adalah sarana pertumbuhan. Dengan keduanya, emas menjadi bukan hanya aset dunia, tetapi juga amal abadi.
Prospek investasi emas akan tetap cerah sepanjang zaman karena stabilitasnya yang tinggi. Namun, lebih penting dari keuntungan materi adalah nilai spiritual yang dibawa. Emas yang dizakati bukan hanya aman dari dosa, tetapi juga melindungi pemiliknya dari penyakit hati seperti keserakahan.
Setiap gram emas adalah amanah, dan setiap amanah harus disucikan. Jika emas Anda telah mencapai nisab dan haul, inilah saatnya menunaikan kewajiban zakat. Dompet Dhuafa siap membantu Sahabat menghitung dan menyalurkan zakat emas secara aman, mudah, dan sesuai ketentuan syariah.
Biarkan emas Anda tak hanya berkilau di dunia, tetapi juga menjadi cahaya kebaikan di akhirat. Tunaikan zakat emas Anda hari ini, sucikan harta, dan hadirkan keberkahan bersama Dompet Dhuafa. (Z-10)
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Meskipun ada penurunan harian, secara mingguan tren harga emas masih menunjukkan penguatan signifikan akibat tensi geopolitik global yang belum mereda.
Kenaikan beruntun yang terjadi sejak awal pekan ini dipicu oleh rilis data inflasi inti Amerika Serikat (CPI) yang berada di angka 2,6% (yoy), lebih rendah dari ekspektasi pasar.
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
Harga emas bisa mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di level Rp2.652.000 per gram pada Rabu (14/1),
Harga emas dunia menghadapi risiko koreksi akibat tekanan teknikal dan sentimen global. Analis memprediksi harga Logam Mulia berpotensi turun hingga Rp2,5 juta per gram.
Idealnya, dana darurat disiapkan sebesar tiga hingga enam bulan biaya hidup dan dapat ditempatkan pada instrumen yang relatif aman.
KETIDAKPASTIAN arah kebijakan moneter Amerika Serikat kembali menjadi perhatian setelah desakan terbuka Presiden Donald Trump agar Federal Reserve memangkas suku bunga acuan.
Pakar ekonomi syariah yang juga Wakil Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Adiwarman Karim berpesan kepada investor untuk tidak hanya ikut-ikutan dalam berinvestasi atau berbisnis.
Menjaga stabilitas keuangan di masa depan bukan hanya tentang seberapa besar jumlah investasi yang kamu miliki, tetapi juga bagaimana cara menyeimbangkan portofolio investasimu
Dapatkan reksa dana terbaik di BRI Prioritas dengan fleksibilitas tinggi dan pengelolaan profesional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved