Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Electricity Connect 2025 Mantapkan Peran RI dalam Transisi Energi

Insi Nantika Jelita
22/11/2025 04:51
Electricity Connect 2025 Mantapkan Peran RI dalam Transisi Energi
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Arsyadany G Akmalaputri(MI/Insi Nantika Jelita)

AJANG Electricity Connect 2025 menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu motor penggerak transisi energi di kawasan. Melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga komunitas energi, acara ini menjadi bukti upaya menuju sistem ketenagalistrikan yang modern, andal, dan rendah emisi terus mengalami percepatan. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Arsyadany G Akmalaputri menjelaskan, berbagai inovasi, kemitraan strategis, serta komitmen bersama yang lahir dari forum ini memperkuat langkah Indonesia dalam memimpin transformasi energi secara lebih progresif dan berkelanjutan.

Electricity Connect 2025 menjadi ruang lahirnya langkah-langkah nyata, bukan hanya diskusi. Selama penyelenggaraan, terwujud 6 penandatanganan MoU, 11 one on one business meetings, 14 awarding sessions, serta 1 agenda launching yang menandai babak baru dalam perjalanan distribusi energi Indonesia.

Secara keseluruhan, terdapat 92 topik strategis dari energy transition, smart grid, green distribution, akses energi, hingga digitalisasi layanan.

"Ini bukan sekadar angka, ini bukti ekosistem energi Indonesia bergerak dinamis, terbuka, dan keinginan untuk melompat lebih jauh menuju sistem ketenagalistrikan modern yang andal," kata Arsyadany dalam penutupan Electricity Connect 2025 di Jakarta, Jumat (21/11).

Tahun ini, acara tersebut menghadirkan 116 pembicara internasional dan nasional yang memadukan perspektif global dengan konteks Indonesia. Perpaduan ini membuat setiap sesi bukan hanya informatif, tetapi juga visioner. 

"Kita belajar dari dunia, dan dunia melihat keseriusan Indonesia dalam memimpin transisi energi," katanya. 

Pameran tahun ini juga hadir dengan format yang lebih terkurasi dan fokus. Sebanyak 84 exhibitor dari 8 negara mengisi area seluas 4000 square meter, menampilkan inovasi yang relevan dan benar-benar dibutuhkan oleh industri. 

"Semua agenda ini memperkuat pesan Electricity Connect adalah ruang akselerasi tempat ide bergerak menjadi komitmen, dan komitmen bergerak menjadi aksi," terang Arsyadany yang menjadi Ketua Pelaksana Electricity Connect 2025

Electricity Connect 2025 mencatat partisipasi publik yang luar biasa. Sebanyak 1.000 peserta konferensi hadir dan terlibat aktif, 15.000 pengunjung memadati arena pameran, menjadikan venue tidak pernah sepi dari pagi hingga malam, 61 sponsor memberikan dukungan penuh.

Tahun ini, lanjut Arsyadany, Electricity Connect 2025 memperkenalkan sejumlah format baru yang mendapat respons sangat positif: Professional Workshops, Knowledge Hub 2.0, Industry One-on-One Meetings, dan launching program strategis yang menjadi pondasi untuk implementasi di tahun mendatang. 

"Dan saya ingin menyampaikan kabar baik bahwa tahun depan, Electricity Connect akan hadir dengan skala yang lebih besar dan agenda yang lebih inovatif," janjinya.

Electricity Connect diharapkan akan terus tumbuh menjadi platform nasional dan regional yang menghubungkan talenta, teknologi, kebijakan, dan solusi bidang energi hijau. (Ins/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik