Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pangan Nasional yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut produksi beras meningkat hingga 4,1 juta ton pada 2025. Ia juga memastikan stok cadangan beras pemerintah (CBP) kokoh tanpa ada impor.
"Sesuai BPS (Badan Pusat Statistik), produksi beras aman. Naik produksi 4,1 juta ton dan itu tertinggi sejak perubahan data BPS," ungkap Amran dalam keterangan yang dikutip, Minggu (9/11).
"Saat itu ada perbaikan data BPS, yang dulunya 50 juta ton, turun menjadi 31,31 juta ton (tahun 2019). Sekarang naik 34,77 juta ton. Jadi kalau mau apple to apple, sejak 2019, produksi tahun ini menjadi tertinggi. Bisa jadi tertinggi kenaikannya selama ini," jelas Amran.
Ia menuturkan kondisi produksi dan stok beras saat ini sangat ideal untuk menjaga stabilitas pangan. Hingga akhir tahun, Amran memproyeksikan stok CBP dapat lebih dari 3 juta ton dan menjadi capaian tertinggi pemerintah bersama Perum Bulog.
"Sudah bisa kami instruksi langsung ke Bulog. Bulog akan membangun gudang nilainya Rp5 triliun dan gudangnya 100. Januari 2026 kita start, kita percepat. Mudah-mudahan semester kedua 2026 bisa operasional," sebut Amran.
Dalam catatan Bapanas, stok akhir tahun CBP dalam 5 tahun terakhir masih berkisar di bawah 2 juta ton. Rinciannya pada 2021 sebanyak 0,8 juta ton, 2022 sebanyak 0,3 juta ton, 2023 sebanyak 0,8 juta ton, dan mulai meningkat pada 2024 dengan stok akhir CBP 1,8 juta ton.
Selain itu, dalam 18 tahun terakhir, stok akhir CBP yang tanpa pasokan dari importasi juga belum pernah mencapai hingga lebih 3 juta ton. Tercatat pada 2008 yang tak ada impor, stok akhir CBP berada di 1,1 juta ton. Lalu 2009 yang juga nihil impor, di akhir tahun menyisakan 1,6 juta ton.
Sementara di 2019 sampai 2021 yang juga tidak ada impor beras, sampai akhir tahun stok CBP masing-masing di tiga tahun tersebut berada di angka 2,2 juta ton, 1,9 juta ton, dan 0,8 juta ton.
Untuk tahun ini, stok beras pemerintah sampai 7 November totalnya masih ada 3,923 juta ton yang terdiri dari CBP 3,743 juta ton dan komersial 180,1 ribu ton. Dari itu, Bulog telah melakukan pengadaan dalam negeri sepanjang tahun ini sebanyak 3,264 juta ton yang terdiri dari 3,056 juta ton untuk CBP dan 208,4 ribu ton stok komersial.
Kemudian penyaluran CBP ke masyarakat melalui berbagai program mencapai 1,031 juta ton dan akan terus meningkat hingga pengujung tahun. Program-program penyaluran CBP yang melalui penugasan dari Bapanas ke Bulog antara lain Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras, bantuan pangan beras, bencana dan keadaan darurat, sampai beras untuk golongan anggaran PNS.
"Kami laporkan bahwa kondisi stok dan produksi saat ini sangat kuat untuk menjaga stabilitas pangan. Dua bulan terakhir harga beras mulai turun. Namun kami tidak akan berhenti. Operasi pasar terus kami jalankan hingga seluruh harga di lapangan benar-benar stabil," kata Amran lagi.
Operasi pasar berupa penggencaran SPHP beras ke berbagai lini pasar akan terus beriringan dengan pengawasan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras yang melibatkan unsur Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Bapanas, Bulog dan pemerintah daerah.
Sampai 6 November, Satgas telah melaksanakan pengawasan total lebih dari 5.000 kegiatan dengan rerata harian mencapai lebih dari 800 titik di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
"Jadi insya Allah tahun ini kita hampir pasti tidak ada impor. Sampai detik ini tidak ada impor. Saya yakin satu bulan ke depan insya Allah tidak ada impor beras," pungkasnya. (H-2)
Pengumuman swasembada pangan perlu disertai kejelasan definisi dan konteks produksi. Ia mengingatkan secara historis, panen raya padi di Indonesia berlangsung pada Februari hingga Mei.
Salah satu fondasi yang perlu dibangun adalah meningkatkan produktivitas berbasis perubahan teknologi.
Produksi beras nasional tahun 2025 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) diproyeksikan sebesar 34,77 juta ton, atau naik sekitar 13,54% dari tahun sebelumnya.
Berdasarkan data BPS, produksi beras Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, meningkat 4,14 juta ton atau naik 13,54% dibanding periode yang sama tahun 2024.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa Indonesia akan mencapai swasembada beras dalam waktu paling lambat dua bulan ke depan.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
PEMERINTAH memperpanjang penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
Bulog Batam menyiapkan pasokan beras premium dalam negeri sebanyak 4.000 ton yang didatangkan dari Makassar, Sulawesi Selatan, untuk menjaga stabilitas harga.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan stok beras nasional 2026 aman. Indonesia, menurut Bapanas, surplus 3 juta ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved