Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
“Oleh karena itu, stok kita naikin jadi 4 juta. Selalu angkanya 4 juta, dan ini tidak tiap tahun, tapi sampai 2029,” jelasnya di acara Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Senin (12/1).
Di samping itu, dirinya menyatakan bahwa momen panen raya tahun ini bakal berlangsung lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun ini lebih cepat lagi panen rayanya. Kalau dulu Maret, ini Februari sudah panen raya. Februari, Maret, April terus panen raya,” katanya.
Dengan momen panen raya yang lebih cepat dibandingkan tanun sebeluknya, pemerintah memperkirakan produksi beras nasional mengalami peningkatan signifikan. “Dan diperkirakan produksinya lebih tinggi daripada tahun 2025. Sekitar 5-10% lebih tinggi lagi,” tutur Zulkifli.
Namun, peningkatan stok tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur penyimpanan yang memadai. Zulkifli menilai kapasitas gudang Bulog saat ini masih terbatas. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah telah menyepakati kebijakan pembangunan gudang baru untuk menampung stok beras di tahun ini.
“Gudang Bulog dulu ada hampir 1.900, sekarang tinggal 1.500an, yang 400 (gudang) ahli fungsi. Kita ingin kembalikan, karena gudangnya kurang. Tadi kita sudah selesaikan substansi untuk Inpres. Kita tugaskan Bulog akan bangun gudang 100 lagi untuk nampung (beras),” ujar Zulkifli.
Selain gudang Bulog, pemerintah juga membuka memanfaatkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih untuk menjadi gudang penyimpanan beras pemerintah.
Karena kebutuhan penyimpanan yang mendesak menjelang panen raya, Zulhas menegaskan bahwa pemerintah akan melaksanakan mempercepat pelaksanaan pembangunan gudang.
“Karena waktunya cepat, kita perlu (gudang untuk) Februari dan Maret, maka nanti ini dikerja samakan dengan TNI kita, agar bisa dibangun dengan cepat,” pungkas Zulkifli.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan bahwa saat ini telah disiapkan aturan untuk pembangunan 100 infrastruktur pascapanen di tahun ini.
“Jadi nanti akan keluar apakah itu Peraturan Presiden (Perpres) atau Instruksi Presiden (Inpres) kami belum tahu cuma sudah disetujui secara legal oleh kementerian dan lembaga seluruhnya untuk pembangunan 100 infrastruktur pasca panen di tahun 2026 ini,” tandasnya. (H-4)
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Di sisi distribusi, Bulog telah menyalurkan vantuan pangan sebesar 708 ribu ton sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved