Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE) Eliza Mardian mengapresiasi langkah pemerintah yang menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20%.
"Kita perlu apresiasi langkah pemerintah, penurunan harga pupuk ini setidaknya dapat menekan biaya produksi di level petani," ucapnya saat dihubungi, Rabu (22/10).
Meski demikian, Eliza menjelaskan penurunan harga pupuk itu tidak akan berdampak signifikan pada penurunan biaya produksi secara keseluruhan.
"Karena porsi pengeluaran untuk beli pupuk dalam cost structure itu kurang lebih 12%-15%, 50% lebih itu untuk biaya tenaga kerja dan 25%-nya itu untuk sewa lahan. Jadi kalau mau siginifikan menurunkan biaya produksi dan menurunkan harga beras, harus diperkuat dengan mekanisasi pertanian dan peningkatan produktivitas," tutur Eliza.
Ia juga mengingatkan, transmisi penurunan harga pupuk itu mebutuhkan waktu minimal satu bulan. Pasalnya, di level pengecer, mereka masih memiliki stok dengan harga awal yang masih lebih mahal.
"Jadi ketika stok lama masih ada, mereka masih belum akan menurunkan harga karena para pengecer akan merugi. Pemerintah perlu menyosialisasikan hal ini agar tidak terjadi konflik antara petani dan pengecer," tandasnya.
Eliza memperkirakan harga pupuk bersibsidi akan serentak turun saat penanaman pertama di bulan November dan Desember untuk panen di Maret-April 2026 mendatang.
"Sehingga diharapkan harga beras bisa turun dan petani makin sejahtera," pungkasnya. (Fal/E-1)
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Peneliti ciptakan alat 'Stomata In-Sight' untuk mengamati pori-pori daun saat bernapas. Teknologi ini diharapkan mampu menciptakan tanaman yang lebih hemat air.
PEMERINTAH Kabupaten Pati secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) hibah tanah seluas 5,2 hektare kepada Perum Bulog.
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved