Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bahlil Sebut Pemerintah Siapkan Mandatori Campuran Etanol 10% untuk BBM

Insi Nantika Jelita
07/10/2025 19:58
Bahlil Sebut Pemerintah Siapkan Mandatori Campuran Etanol 10% untuk BBM
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.(Antara Foto)

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui penerapan mandatori campuran etanol sebesar 10% (E10) dalam bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini, menurutnya bertujuan untuk mengurangi emisi karbon sekaligus menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor energi.

“Kita berangkat dari keberhasilan program biodiesel. Arahan Bapak Presiden sudah jelas untuk kami membangun industri etanol,” ujar Bahlil di Jakarta, Selasa (7/10).

Ia menjelaskan, penerapan kebijakan tersebut belum akan dimulai pada tahun depan karena pemerintah perlu mempersiapkan terlebih dahulu infrastruktur dan industri pendukungnya. 

“Kita harus menyiapkan pabrik industri etanol. Bahan bakunya berasal dari tebu dan singkong,” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan campuran etanol sebesar 10%, ia mengatakan bahwa Indonesia diperkirakan membutuhkan 2,3 hingga 2,6 juta ton etanol per tahun. Oleh karena itu, pemerintah telah merencanakan pembangunan dua pabrik etanol, satu berbasis singkong dan satu berbasis tebu.

“Pabrik berbasis singkong akan dibangun di Bojonegoro, Jawa Timur, sementara pabrik berbasis tebu kemungkinan besar di Merauke," pungkasnya.  (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya