Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menilai langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi melalui likuiditas perbankan sesungguhnya mengikuti jejak Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.
"Pak Purbaya memang pintar, tetapi sebenarnya beliau keduluan oleh Pak Ara. Sebelum ada kebijakan memindahkan Rp200 triliun dari Bank Indonesia untuk menambah likuiditas bank, Pak Ara sudah lebih dulu memindahkan sekitar Rp80 triliun khusus untuk perumahan. Caranya melalui penurunan Giro Wajib Minimum dari 5% menjadi 4%," ujarnya seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (19/9).
Qodari menjelaskan, pendekatan gas ekonomi yang dilakukan pemerintah penting untuk mendorong daya beli masyarakat. Ia mencontohkan, melalui dana yang dialokasikan Maruarar tersebut, masyarakat berpenghasilan rendah kini bisa mendapatkan akses perumahan dengan bunga rendah atau dana murah.
"Kalau Pak Purbaya gas ekonomi melalui berbagai program kredit usaha dan lainnya, Pak Ara gas ekonomi melalui dana perumahan. Hasilnya, masyarakat bisa lebih mudah memiliki rumah," kata dia.
Lebih jauh, Qodari menilai kebijakan itu sejalan dengan struktur ekonomi masyarakat Indonesia yang mayoritas berada di kelompok berpenghasilan menengah bawah, dengan pendapatan rata-rata sekitar Rp3-4 juta perbulan.
Qodari juga menyebut, disiplin fiskal memang penting, tetapi terlalu lama menginjak rem justru membuat ekonomi stagnan. "Mobilnya tidak bergerak. Karena itu sekarang pendekatan baru yang dilakukan adalah menginjak gas. Pasar ekonomi harus diguyur dengan uang," tuturnya. (Mir/M-3)
IHSG kian menguat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai level 10.000 bukanlah target yang mustahil dicapai pada 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2026 tidak terlalu sulit untuk dicapai.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan sebanyak 125 ribu baju ekspor reject disalurkan untuk korban bencana. Realisasi penyalurannya membutuhkan persetujuan Menkeu dan Mendag.
Menurut laporan Masyarakat Baja Konstruksi Indonesia, volume impor baja konstruksi siap pasang yang masuk ke Indonesia telah mencapai satu juta ton dalam setahun.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen reformasi total Bea Cukai, termasuk percepatan pembenahan internal, investigasi potensi penggelapan, dan rencana integrasi teknologi AI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved