Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Inovasi teknologi Atap Lengkung Tanpa Rangka (Altra) membawa Utomodeck Group meraih Penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) 2025 dari Kementerian Perindustrian. Altra dikembangkan sebagai sistem atap metal berteknologi tinggi yang memungkinkan ruang langit-langit lebih luas tanpa memerlukan konstruksi rangka.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Direktur Utama Utomodeck Group, Darmawan Utomo, di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 17 September 2025. Bagi Utomodeck, ini menjadi penghargaan Rintek keempat yang diraih berkat konsistensi menciptakan terobosan di bidang industri konstruksi.
“Penghargaan Rintek kali ini merupakan yang keempat bagi Utomodeck. Hal ini membuktikan konsistensi kami dalam menghadirkan inovasi teknologi yang memberi dampak besar pada industri nasional,” ujar Darmawan Utomo.
Teknologi Altra hadir dalam tiga tipe: Altra I (lebar 300 mm, bentang 24 meter), Altra II (lebar 380 mm, efisiensi material hingga 20%), dan Altra III (lebar 800 mm, bentang hingga 38 meter). Kehandalan sistem ini telah dibuktikan melalui berbagai proyek, seperti GOR Basket Probolinggo dan Pasar Margalela Sampang, Madura, dengan bentang 17,8 meter.
Menteri Perindustrian menilai inovasi seperti Altra merupakan wujud nyata implementasi program prioritas dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.
“Saya berharap semakin banyak industri menghadirkan inovasi agar Indonesia semakin mandiri dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Agus.
Dengan kapasitas produksi hingga 400 meter persegi per hari serta nilai TKDN 51,88%, Altra tak hanya menjadi solusi konstruksi modern, tetapi juga mempertegas posisi Utomodeck sebagai pelopor teknologi atap nasional yang siap bersaing secara internasional.
Peneliti kembangkan material elastis yang mampu mengubah warna dan bentuk permukaan dalam hitungan detik. Inovasi ini membuka jalan bagi teknologi kamuflase canggih.
Taiwan mendukung pengembangan teknologi manufaktur cerdas melalui kehadiran paviliun tematik di ajang Manufacturing Indonesia 2025,
inovasi berbasis AI, automasi, dan teknologi hemat energi terus berkembang untuk mendukung industri manufaktur Indonesia menuju ekosistem yang lebih efisien, ramah lingkungan,
Festival ini mempertemukan peneliti, mahasiswa, pelaku industri, komunitas, serta pemangku kebijakan dalam satu ekosistem kolaboratif.
POLITEKNIK Negeri Medan (Polmed) menggelar kegiatan Diseminasi Penelitian Panen Raya Berdikari 2025 di Aula Gedung Direktorat Polmed, Kamis (16/10).
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin rapat perdana bersama jajarannya pada awal tahun 2026 dengan agenda utama membahas program restarting bagi industri kecil.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menargetkan pertumbuhan PDB industri pengolahan non migas (IPNM) 2026 di angka 5,51%.
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan bahwa nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Desember 2025 berada di angka 51,9.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan diplomasi ekonomi Indonesia melalui kawasan industri.
Teknologi kulit, karet, dan plastik akan terus berkembang dan memerlukan tenaga pendidik yang mengikuti perkembangan inovasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved