Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Binus University Gelar Festival Inovasi

Insi Nantika Jelita
19/11/2025 02:50
Binus University Gelar Festival Inovasi
Binus University menyelenggarakan Technology Transfer Innovation Festival 2025, sebuah inisiatif yang memfokuskan percepatan hilirisasi riset dan komersialisasi inovasi melalui dua program inti, yakni Business Proposal Demo Day dan Industrial-Solution Matc(Dok. Binus University)

BINUS University menyelenggarakan Technology Transfer Innovation Festival 2025, sebuah inisiatif yang memfokuskan percepatan hilirisasi riset dan komersialisasi inovasi melalui dua program inti, yakni Business Proposal Demo Day dan Industrial-Solution Matching (ISM). 

Festival ini mempertemukan peneliti, mahasiswa, pelaku industri, komunitas, serta pemangku kebijakan dalam satu ekosistem kolaboratif, sehingga pengetahuan dan teknologi dapat bergerak lebih cepat menjadi solusi yang berdampak bagi masyarakat dan perekonomian. 
 
"Lewat festival ini, kami ingin riset tidak berhenti sebagai laporan, tetapi berkembang menjadi produk solutif," ujar Nelly selaku Rektor Binus University dalam keterangan resmi. 

Pada Business Proposal Demo Day, Selasa (18/11), top 5 finalis mahasiswa Youngpreneurs menyampaikan pitch ringkas di hadapan panel juri dan investor, diikuti sesi tanya jawab mendalam yang menilai kesiapan eksekusi, potensi pasar, dan logika pendanaan. 

Model penilaian menggabungkan evaluasi juri dan token investor sebagai indikator potensi, dengan total Rp45 juta token dari 9 investor untuk dialokasikan kepada tim paling menjanjikan. Format ini memberi gambaran nyata tentang bagaimana keputusan pendanaan diambil dan apa yang benar-benar membangun keyakinan investor. 
 
Sementara itu, Industrial-Solution Matching (ISM) menghadirkan pimpinan industri yang memaparkan tantangan riil yang membutuhkan solusi berbasis sains dan teknologi. Dosen peneliti dan perusahaan berdialog langsung untuk menyusun rencana tindak cepat, mulai dari penjajakan pilot project hingga proposal bersama. 

Pendekatan ini menegaskan peran universitas sebagai penghubung keahlian, pasar, dan kebijakan, serta membuka peluang pembiayaan riset yang lebih beragam dan berkelanjutan. 

"Event ini menjadi salah satu penanda penting bahwa riset dan inovasi yang dihasilkan di Binus University berperan membantu industri menyelesaikan masalah mereka," ungkap Prof. Dr. Juneman Abraham selaku Vice Rector Research & Technology Transfer Binus University. 
 
Di samping itu, dengan partisipasi mahasiswa bersama dosen, pihaknya ingin menyampaikan pesan kuat bahwa riset dan inovasi Binusian memperbesar peluang mahasiswa bekerja di perusahaan global atau menjadi entrepreneur

Menurutnya, riset itu bisa merintis maupun menghebatkan masa depan karir mahasiswa. Ringkasnya, dengan riset, semua pihak diuntungkan. 

"Industri cuan, mahasiswa cuan, akademisi cuan. Akhirnya, bangsa ini cuan, tumbuh ekonominya," kata Juneman.

Festival ini juga turut mengundang perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, serta dihadiri perwakilan industri dan komunitas, antara lain PT Masadepan Indonesia Digital, PT Sari Teknologi Global, PT Digital Mediatama Maxima Tbk., PT Mitra Integrasi Informatika, PT Trimitra Sistem Solusindo, PT Spora Tehnika Indonesia, serta organisasi seperti International Chamber of Commerce Indonesia, Ikatan Alumni BINUS (Ika Binus), serta Indonesia Robotics Association. 

Sejalan dengan Visi Binus 2035 'a world-class university, fostering and empowering the society in building and serving the nation', festival ini menempatkan transfer teknologi sebagai jembatan yang mengubah gagasan menjadi nilai tambah, mendorong lahirnya startup yang siap pasar, serta memperkuat daya saing talenta digital Indonesia. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya