Headline

Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.

Tutup AOE 2025, Menko Pangan Pesan Pentingnya Ekosistem Pemberdayaan Masyarakat

Media Indonesia
30/8/2025 22:06
Tutup AOE 2025, Menko Pangan Pesan Pentingnya Ekosistem Pemberdayaan Masyarakat
Ilustrasi(Dok Ist)

MENTERI Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 yang merupakan pameran komoditi, investasi, pariwisata dan procurement terbesar di Tanah Air. Hal ini diungkapkannya saat menutup kegiatan AOE 2025, di Panggung Hall 5 ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Sabtu (30/8).

“Saya sangat bahagia dan bangga bisa menutup pameran Apkasi ini. Saya mendengar laporan Ketua Pelaksana, hasilnya menurut saya sangat bagus, sudah sesuai dengan harapan. Saya melihat pameran ini sejalan dengan pemberdayaan masyarakat yang sedang dijadikan prioritas oleh Bapak Presiden Prabowo. Banyak produk UMKM daerah dipajang dan dipamerkan. Ini harus kita dukung. Produk lokal harus diberdayakan,” ucapnya.

Zulhas begitu Menko Pangan ini biasa dipanggil menambahkan, Apkasi yang melaksanakan pameran selama 20 kali dalam 25 tahun usia Apkasi, telah berkontribusi besar bagi produk dan komoditas daerah. Zulhas pun menceritakan bagaimana pasar bebas menguasai sendi kehidupan masyarakat.

“Hampir 28 tahun kita menjadi pasar bebas, tepatnya pasca reformasi. Dulu, pengusaha besar tidak boleh masuk kecamatan dan desa. Sekarang, desa menjadi punya orang kota, pemilik modal menguasai sampai ke desa-desa. Mereka yang dulunya petani pemilik lahan, kini jadi buruh tani bagi orang kota, pemilik modal. Inilah yang sedang diperbaiki Presiden Prabowo dan Apkasi serta para bupati saya kira punya andil besar untuk mewujudkan ini dengan mendorong penciptaan ekosistem pemberdayaan masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi menginginkan pentingnya masing-masing kabupaten menindaklanjuti potensi ekonomi dan perdagangan yang bisa digali dari pelaksanaan pameran AOE 2025.

“Kita harus berkolaborasi memperkuat perdagangan antar kabupaten. Ambil contoh Kabupaten Lahat dan Minahasa Utara siap mendatangkan tas dari sabuk kelapa dan kenari untuk dipasarkan di Lahat. Bila dijumlah dalam setahun bisa mencapai Rp6 miliar. Kemudian, imbal baliknya, kami akan mengirimkan kopi ke Minahasa Utara, karena kami penghasil kopi. Inilah perdagangan yang mau kita jalin. Saya harap ini bisa dilakukan dan ditiru kabupaten lain,” papar Bursah yang juga Bupati Lahat ini.

Bursah juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada Presiden yang berkenan membuka pameran AOE 2025, Kamis (28/8) lalu. Ia juga secara khusus mengapresiasi Bupati Tangerang dan semua jajaran yang sangat mendukung AEO 2025 di ICE BSD, termasuk sponsor, peserta pameran, investor, buyer, dan pengunjung selama tiga hari terakhir.

Ketua Pelaksana AOE Tahun 2025 Sarman Simanjorang menyampaikan jumlah pengunjung yang terdata pada sistem registrasi sampai hari ketiga mencapai 9.125 orang, terdiri dari investor, buyer, dan pengunjung umum. Volume perdagangan langsung atau transaksi mencapai Rp8 miliar. Adapun potensi bisnis dan perdagangan yang terjalin diperkirakan mencapai miliaran rupiah, termasuk beberapa nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani saat pelaksanaan business matching.

“Kami juga menyaksikan langsung beberapa MoU yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten dengan berbagai entitas bisnis, di antaranya Pemkab Pringsewu dan Pemkab Pakpak Bharat dengan PT Klumbayan Gold Farm senilai Rp4 miliar. Ada juga beberapa buyer yang melaksanakan deal langsung untuk beberapa komoditas strategis yang akan ditindaklanjuti setelah pameran ini,” terang Sarman yang juga Direktur Eksekutif Apkasi.
Pameran AOE 2025 diikuti 185 peserta, dengan 125 di antaranya adalah pemerintah kabupaten, kementerian/lembaga, 20 industri dan dunia usaha, dan 28 UMKM.

Pameran ini dibuka langsung Presiden Prabowo Subianto, Kamis (28/8) lalu, dan dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, lembaga negara, ratusan bupati dan para pejabat daerah lainnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya