Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan bakal membangun ekonomi kerakyatan dengan menghidupkan kembali koperasi desa dan kelurahan sebagai motor penggerak perekonomian lokal.
Menurutnya, desa dan kelurahan akan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi berbasis gotong royong, tradisi, dan budaya bangsa.
"Kita hidupkan perekonomian rakyat melalui penguatan koperasi desa/kelurahan Merah Putih. Desa kita bangun, koperasi kita bangkitkan kembali, usaha mikro kecil dan menengah kita berdayakan, serta ekonomi lokal kita tumbuhkan," ujar Prabowo saat menyampaikan pidato dalam rangka Penyampaian RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan di DPR, Jakarta, Jumat (15/8).
Ia menjelaskan, program tersebut akan mempercepat pembangunan desa mandiri sekaligus menggerakkan UMKM dengan memanfaatkan kekuatan komunitas dan kearifan lokal. Semangat gotong royong disebut sebagai landasan utama agar manfaat ekonomi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput.
Saat ini telah terbentuk 80 ribu koperasi desa/kelurahan Merah Putih yang siap mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, logistik, pupuk, hingga layanan keuangan. "Tidak boleh ada rakyat kita lagi pinjam uang dari rentenir dengan bunga yang tidak masuk akal. Lintah darah akan kita hilangkan dari bumi Indonesia," kata Prabowo.
Untuk mendukung hal itu, pemerintah menyiapkan pendanaan murah melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sehingga koperasi dapat mengakses pembiayaan dengan bunga rendah. Skema ini diharapkan memotong rantai distribusi yang panjang, mengurangi biaya, dan mempercepat perputaran barang dan jasa di desa.
Prabowo menilai langkah tersebut akan menjadi pendekatan baru dalam menghidupkan ekonomi lokal. Dengan jalur distribusi yang lebih pendek, pendapatan petani dan pelaku usaha desa akan meningkat, sementara harga barang bagi konsumen tetap terjangkau.
Program tersebhu juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan, menghapus kemiskinan, dan memperkuat ketahanan pangan nasional. "Perekonomian di daerah akan berdenyut kencang dan kemandirian daerah akan semakin memperkokoh kesatuan dan kemandirian bangsa," jelas Prabowo. (Mir/P-2)
Target pada tahun 2026 ini semua gerai itu harus berjalan. Untuk saat ini mengupayakan melalui Agrinas, TNI, yang sering kita koordinasikan dari Korem dan Kodim.
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menilai KSP Nasari sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Kebijakan ini menjadi bagian penting dari agenda besar pemerataan ekonomi nasional sekaligus menegaskan peran koperasi sebagai poros baru pembangunan ekonomi rakyat.
Hingga saat ini telah terbentuk 83.763 unit Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Komdigi melakukan upaya digitalisasi koperasi dengan infrastruktur konektivitas.
MENTERI Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa saat ini koperasi desa/kelurahan (kopdes/kel) bisa mengelola tambang
Target jangka menengahnya, pada 2030 diharapkan sebanyak 40% KDKMP di Indonesia terlibat dengan nilai ekonomi hingga Rp20 triliun.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Kemenkeu dan BI memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter dalam rangka mendukung pelaksanaan program Asta Cita Pemerintah, khususnya terkait penguatan ekonomi kerakyatan.
BADAN Usaha Milik Ansor (BUMA) melakukan penandatanganan kerja sama strategis dengan perusahaan cat PT. Sigma Utama dan meluncurkan BUMA paint
SINERGI yang baik antara koperasi dan pemerintah diyakini dapat menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang tangguh.
PERCEPATAN pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih menunjukkan progres yang signifikan. Hingga Jumat (13/6), sebanyak 79.882 unit atau 96% dari target 80.000
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved