Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas rencana untuk mengintegrasikan klinik dan apotek desa ke dalam Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, yang juga Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih, dalam keterangan kementerian di Jakarta, Selasa (8/9), mengungkapkan 103 lokasi Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi proyek percontohan untuk kehadiran klinik dan apotek desa.
Untuk mewujudkan ini, Kemenkop membutuhkan data rinci calon klinik agar dapat segera diintegrasikan dengan kopdes.
"Sesuai tugas dalam Inpres 9/2025, kami telah menyusun konsep model bisnis untuk gerai klinik desa dan apotek desa. Untuk itu, dibutuhkan masukan dari Kementerian Kesehatan," kata Ferry usai bertemu Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono di Kemenkes, Jakarta.
Ferry juga menyoroti beberapa isu krusial di lapangan yang perlu segera diatasi. Salah satunya adalah integrasi puskesmas pembantu dan pos kesehatan desa dengan klinik desa.
"Kami akan urai bagaimana proses bisnis serta hubungan kerja samanya," ujar Ferry.
Ferry menjelaskan pertemuan tersebut juga membahas sejumlah tantangan lain yang menjadi perhatian Kemenkop dan diharapkan dapat menjadi catatan bagi Kemenkes.
Tantangan tersebut antara lain ketersediaan tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, apoteker, dan bidan untuk operasional klinik dan apotek. Selain itu, masalah perizinan apotek, apoteker, dan klinik, serta regulasi untuk penjualan dan penentuan harga obat murah bagi masyarakat juga menjadi fokus diskusi.
Integrasi klinik dan apotek desa dengan layanan BPJS Kesehatan juga menjadi poin penting.
Ferry berharap agar petunjuk teknis atau juknis pengelolaan klinik dan apotek desa dapat segera diterbitkan. Juknis ini akan menjadi panduan bagi Kopdes Merah Putih dalam menjalankan tugasnya.
"Untuk mendekatkan layanan kesehatan dan obat murah bagi masyarakat desa, diperlukan standar minimal layanan kesehatan yang ada di klinik desa," pungkas Ferry.
Ia menambahkan, tim Kemenkop akan terus berdiskusi di level teknis untuk memastikan implementasi gerai apotek dan klinik di 103 Kopdes Merah Putih percontohan berjalan optimal. (Ant/E-1)
Kemenkop juga menyiapkan program pendampingan keterampilan bagi masyarakat khususnya anggota koperasi yang sebelumnya memiliki kegiatan usaha produktif.
Kemenkop melalui LPDB telah memutuskan untuk menetapkan kebijakan restrukturisasi pembiayaan terhadap koperasi-koperasi yang terdampak bencana.
Kementerian Koperasi juga tengah menyiapkan penyempurnaan regulasi melalui pengusulan Undang-Undang Sistem Perkoperasian Nasional.
Penguatan ekosistem kelembagaan koperasi sangat mendesak dalam upaya meningkatkan perlindungan kepada anggota koperasi.
Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis oleh anggota, berbeda dengan BUMDes yang pengelolaannya berada di tangan kepala desa dan perangkatnya.
Kopdes/Kel Merah Putih juga akan berfungsi sebagai tempat offtaker hasil bumi dari masyarakat untuk diolah di koperasi yang kemudian dikembalikan dengan cara dijual kembali ke masyarakat.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
Kemenkes menyatakan bahwa nakes Kemenkes menyatakan nakes tetap melayani warga di Desa Cekal dan Desa Pantan Kemuning,Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved