Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Panggung besar dunia lagi-lagi mempertemukan dua raksasa Eropa. Real Madrid vs Dortmund bakal tersaji dalam babak perempat final Piala Dunia Antarklub 2025. Pertemuan ini menjadi ulangan final Liga Champions 2024. Kala itu Madrid keluar sebagai juara dengan kemenangan 2-0. Kini, Dortmund datang dengan semangat balas dendam, sementara Madrid tetap diunggulkan untuk melaju.
Di bawah asuhan Xabi Alonso, Real Madrid menjalani turnamen ini dengan performa gemilang. Klub ibu kota Spanyol itu belum terkalahkan dan menunjukkan konsistensi permainan yang impresif. Kylian Mbappé, yang sempat diragukan tampil, dipastikan pulih dan siap diturunkan sejak menit awal.
Lini tengah Los Blancos juga solid berkat peran Federico Valverde dan Jude Bellingham, sementara Vinícius Jr dan Rodrygo terus menjadi ancaman utama di lini depan. Madrid mencatatkan rata-rata penguasaan bola di atas 65% dalam turnamen ini, dengan pertahanan yang hanya kebobolan dua kali.
Borussia Dortmund juga tidak datang sebagai tim underdog. Tim asuhan Niko Kovač mencatat 11 pertandingan tanpa kekalahan di semua ajang. Striker tajam mereka, Serhou Guirassy, menjadi top skor sementara Dortmund di turnamen ini dan kembali menjadi tumpuan di lini depan bersama Karim Adeyemi.
Meski demikian, Dortmund menghadapi tantangan berat karena dua pemain kunci mereka harus absen. Jobe Bellingham terkena skorsing dan Jamie Bynoe-Gittens masih belum fit. Ini diperkirakan dapat mengurangi kreativitas dalam menyerang dan membangun permainan dari lini tengah.
Dari total 16 pertemuan sebelumnya, Real Madrid memimpin dengan 8 kemenangan. Dortmund mencatat 5 kali menang, dan 3 laga berakhir imbang. Dalam simulasi prediktif yang dilakukan Opta, Madrid memiliki peluang menang sebesar 59,7%, sedangkan Dortmund hanya 40,3%. (E-3)
Secara terbuka, Kylian Mbappe menyuarakan ketidaksukaannya terhadap sikap pendukung Real Madrid yang hanya menargetkan pemain tertentu sebagai sasaran kritik.
Nama Jose Mourinho kembali mencuat di permukaan seiring dengan memanasnya kursi kepelatihan Real Madrid.
Meski sukses mengamankan kemenangan 2-0 Real Madrid vs Levante dalam lanjutan La Liga, Sabtu (17/1), skuat Los Blancos harus menelan pil pahit berupa sorakan dan siulan ejekan dari pendukung
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung dengan tensi tinggi, di mana setiap kesalahan operan dari pemain Madrid langsung disambut dengan teriakan ejekan
Los Blancos menargetkan kemenangan ke-15 di liga sekaligus mengamankan tiga poin di kandang sendiri, meski menghadapi Levante yang tengah berada dalam tren positif.
Preview La Liga Real Madrid vs Levante 17 Januari 2026. Los Blancos krisis pemain inti, mampukah Arbeloa raih kemenangan perdana?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved