Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) menghadirkan fitur Life Goals pada aplikasi keuangan digital wondr by BNI. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu nasabah merencanakan ibadah haji secara lebih mudah dan terarah. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan fitur itu merupakan bentuk komitmen BNI dalam mendampingi nasabah mencapai tujuan keuangan jangka panjang, termasuk ibadah haji yang menjadi impian banyak umat Islam.
“Melalui fitur digital seperti Life Goals, kami ingin membantu nasabah mewujudkan cita-cita berhaji dengan lebih mudah, terencana, dan sesuai kemampuan finansial masing-masing,” kata Okki dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual yang bermakna dan membutuhkan persiapan matang, terutama dari sisi keuangan. Dengan tingginya biaya dan panjangnya masa tunggu keberangkatan, calon jemaah perlu mulai menabung sedini mungkin. Di sinilah fitur Life Goals hadir sebagai solusi perencanaan keuangan yang spesifik dan realistis.
Melalui fitur tersebut, nasabah dapat membuka Tabungan Berjangka BNI Tapenas secara digital dan menyusun rencana keuangan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Nasabah bisa menetapkan nama tujuan seperti Tabungan Haji, menentukan target dana, jumlah setoran bulanan, dan jangka waktu pencapaiannya.
Fitur ini juga menyediakan estimasi dan simulasi yang membantu nasabah menyusun strategi finansial secara terukur, sehingga rencana ibadah haji menjadi lebih terjangkau dengan disiplin menabung secara konsisten.
“BNI senantiasa berinovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern dalam merencanakan masa depan. Kami ingin hadir sebagai mitra strategis, termasuk dalam mewujudkan impian spiritual seperti berhaji,” ujar Okki.
Melalui wondr by BNI, kata dia, nasabah kini memiliki akses yang lebih praktis untuk mempersiapkan perjalanan spiritual ke Tanah Suci secara bertahap dan terencana. (Ant/E-3)
Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anton Sukarna mengungkapkan masa tunggu haji yang panjang perlu diantisipasi dengan persiapan yang matang sejak dini.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menggenjot penghimpunan dana umrah lewat tabungan haji yang hingga kini BSI telah mencatatkan tabungan haji yang naik 18,74%
PT Pos Indonesia menggandeng PT Bank Muamalat Indonesia untuk meluncurkan layanan pembukaan Rekening Tabungan Jemaah Haji (RTJH) di lebih dari 4.800 Kantor Pos.
Ia dan istri telah menabung untuk dapat menunaikan ibadah haji dan menunggu keberangkatan selama 13 tahun.
Tercatat sepanjang 2024 perkembangan Tabungan Haji BSI di wilayah Kalimantan juga tumbuh 16,06% secara tahunan atau sekitar 418 ribu nasabah, dengan total nilai Rp1,22 T.
SETELAH dirawat kurang lebih dua bulan di Tanah Suci, satu jemaah haji Debarkasi Padang akhirnya pulang ke Tanah Air. Ia adalah Mariatun Buyung Sutan (51) jemaah ex Kloter 05 Padang.
KETUA Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj, mengatakan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi langkah tepat untuk memperkuat ekosistem penyelenggaraan haji.
Transformasi Badan Penyelenggara (BP) Haji menjadi Kementerian Haji melalui revisi Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah merupakan langkah besar.
SELURUH sumber daya manusia (SDM) maupun infrastruktur penyelenggaraan ibadah haji kini melebur menjadi kementerian ibadah haji dan umrah. Sebelumnya haji dan umrah ada di Kementerian Agama
Persiapan haji di Indonesia tahun depan masih dinamis, baik itu terkait revisi UU Haji sampai Badan Penyelenggara Haji yang didorong menjadi Kementerian Haji.
Rencana pemerintah untuk membentuk Kementerian Haji dinilai tidak akan menyelesaikan persoalan mendasar tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved