Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Citra Borneo Global Feeds (CBGF) lepas ekspor suplemen ternak sebanyak 102 metrik ton ke Belanda pada Kamis (24/04) di Kawasan Industri PT Surya Borneo Industri. Pelepasan ekspor tersebut tak luput dari pelayanan dan pengawasan Bea Cukai Pangkalan Bun, sebagai perwujudan tugas dan fungsi trade facilitator dan industrial assistance intansi ini.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Pangkalan Bun, Kitri Wahyudi mengatakan pihaknya melepas ekspor suplemen ternak produksi PT CBGF sebagai wujud nyata dukungan Bea Cukai dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah. Atas ekspor tersebut pula, Bea Cukai Pangkalan Bun hadir untuk melakukan pengawasan dan pelayanan prima untuk memastikan kelancaran proses ekspor sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Bea Cukai berkomitmen untuk konsisten dalam memberikan layanan prima sebagai upaya mendorong ekspor produk Indonesia ke mancanegara," ujarnya.
Diketahui, produk suplemen ternak ini merupakan produk turunan dari kelapa sawit. “Hal ini sejalan dengan program pemerintah yaitu hilirisasi. Rumen fat ini adalah produk turunan dari kelapa sawit yang diproduksi oleh PT Citra Borneo Indah (CBI Group) dan PT CBGF ini ada di dalamnya," kata Kitri.
Sementara itu, Perwakilan CBI Group, Jap Hartono menyampaikan bahwa ekspor perdana ini merupakan langkah awal bagi perusahaan untuk perluasan pasar. “Dari sisi perusahaan, ini adalah bentuk perluasan pasar ke internasional, kami berharap bahwa ekspor ini akan terus berlanjut sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi Indonesia khususnya Kalimantan Tengah,” paparnya. (RO/P-4)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved