Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Penambahan alokasi impor energi dan agrikultur dari Amerika Serikat (AS) dinilai telah mampu menutup defisit dagang Negeri Paman Sam dengan Indonesia. Baik energi dan agrikultur merupakan dua sektor yang menjadi tawaran utama Indonesia dalam negosiasi tarif dengan pemerintah AS.
"Dari energi dan agrikultur saja sudah cukup untuk tutup defisitnya," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso kepada pewarta, Jakarta, Selasa (29/4).
Indonesia juga memiliki opsi lain dalam negosiasi tarif AS. Hanya saja, sejauh ini penambahan impor energi dan agrikultur yang kerap disampaikan ke pemerintahan Donald Trump. Penambahan impor tersebut juga merupakan relokasi dari impor negara lain. Komoditas seperti minyak mentah, gas LPG, kedelai, hingga kapas merupakan komoditas yang diusulkan oleh Indonesia.
Sementara impor alutsista dari AS seperti kabar yang beredar, kata Susiwijono, belum sempat dibicarakan dan belum menjadi fokus pembahasan dalam negosiasi. "Belum sampai ke sana, sudah ketutup dengan energi dan agrikultur dari US$19 miliar itu, sudah ketutup 100%," jelasnya.
Pemerintah Indonesia, lanjut Susiwijono, juga telah membentuk satuan tugas (Satgas) deregulasi. Selain memenuhi keinginan AS, hal itu juga dilakukan untuk memperbaiki iklim usaha di dalam negeri.
Pembentukan Satgas deregulasi akan melingkupi perbaikan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga pengaturan kuota impor. "Momennya kita pakai selain untuk jawab AS sekaligus perbaikan di nasional kita," tutur Susiwijono.
"Nanti setiap paket kebijakan akan dirilis, ada kebijakan 1 mengenai apa, kebijakan 2 mengenai apa. Jadi tahapannya jelas, konkret, dan sampai jangka menengah panjang sudah ada rencana reform-nya. Segera mungkin (akan diumumkan)," pungkas Susiwijono. (E-3)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan RI mengusahakan negosiasi tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) untuk beberapa komoditas yang dikenakan bebas tarif alias nol persen.
pemerintah Indonesia sedang melanjutkan negosiasi untuk komoditas Indonesia yang sangat dibutuhkan dan tidak diproduksi/ tidak tersedia di Amerika Serikat (AS)
Presiden Prabowo Subianto mengaku heran terhadap masyarakat yang nyinyir atas hasil negosiasi kebijakan tarif impor AS-Indonesia.
Sejumlah Komoditas Ekspor Indonesia Diupayakan Kena Tarif 0% ke AS
KESEPAKATAN antara Indonesia dan Amerika Serikat yang baru saja diumumkan berpotensi menekan penerimaan negara. Itu terjadi lantaran Indonesia akan kehilangan potensi penerimaan.
Luhut apresiasi atas keberhasilan diplomasi ekonomi Indonesia dalam menyepakati penurunan tarif tambahan terhadap produk ekspor ke Amerika Serikat (AS),
Kolaborasi dengan UNIDO akan melahirkan model baru kawasan industri berkelanjutan yang aman, sehat, hijau, inklusif, serta dapat direplikasi dan dipromosikan secara global.
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
PT Geo Mining Berkah (GMB), perusahaan konsultan pertambangan, memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor tambang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan hari ini, Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved