Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR saham di kawasan Asia-Pasifik mengalami kenaikan setelah Presiden Donald Trump memaparkan agenda pro-bisnis untuk masa jabatan keduanya di Gedung Putih dan tidak memberlakukan tarif perdagangan baru pada hari pertamanya menjabat.
Dalam pidato pelantikannya, Trump berjanji untuk membawa Amerika Serikat menuju "zaman keemasan" yang baru.
Trump menjanjikan agenda ambisius, termasuk reformasi perdagangan, pemotongan pajak, dan pengurangan regulasi pemerintah, yang berpotensi meningkatkan keuntungan perusahaan.
Namun, beberapa ekonom memperingatkan langkah-langkah tersebut juga dapat meningkatkan inflasi, yang pada akhirnya dapat memaksa Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga.
Pada perdagangan pagi, indeks Nikkei 225 Jepang naik sekitar 0,4%, Kospi Korea Selatan meningkat 0,6%, dan saham di ASX 200 Australia naik sekitar 1%.
Sementara itu, dolar AS melemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya, termasuk pound sterling dan euro.
Pasar AS ditutup pada Senin karena libur Hari Martin Luther King Jr.
Selama kampanye pemilu, Trump menjanjikan tarif sebesar 10% untuk semua impor ke AS dan pajak impor sebesar 60% terhadap produk China, sementara produk dari Kanada dan Meksiko akan dikenai tarif sebesar 25%.
Trump mengatakan tarif akan membuat warga Amerika lebih kaya, meskipun para kritikus berpendapat bahwa biaya tersebut kemungkinan besar akan dibebankan kepada konsumen.
Presiden juga menyatakan akan membentuk "Layanan Pendapatan Eksternal" (External Revenue Service) untuk mengumpulkan semua tarif, bea, dan pendapatan dari sumber luar negeri. (CNN/Z-3)
Bursa Asia rontok setelah IRGC ancam harga minyak tembus US$200. Nikkei dan KOSPI anjlok di atas 7% akibat kekhawatiran inflasi global pasca serangan AS-Israel ke Iran.
Bursa saham Australia dan AS anjlok tajam pagi ini setelah harga minyak dunia meroket melampaui US$100 per barel
Iran, produsen terbesar ketiga di Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), memompa sekitar 4,5% dari pasokan minyak global.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Pasar saham Indonesia, meskipun dibayangi penurunan IHSG sebesar 1,44% pada Kamis, 26 Februari 2026, tetap menyuguhkan kejutan.
Tahun 2026 diproyeksikan menjadi momentum pemulihan pasar saham Indonesia seiring membaiknya pertumbuhan laba emiten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved