Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN RI Prabowo Subianto optimistis bisa bikin kaget pihak luar negeri soal rencana capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Target tersebut sesuai dengan visi Prabowo.
Hal itu diungkapkan Prabowo saat berpidato dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, 2025-2029.
"Saya optimis. Saya yakin bahwa kita akan berbuat baik dan kita akan bikin kaget semua pihak, pihak-pihak luar negeri," ujar Prabowo.
Prabowo mengemukakan dirinya ditantang oleh pihak dari luar negeri terkait dengan pertumbuhan ekonomi 8% itu. Prabowo membeberkan jika targetbya berhasil, ia akan ditraktir makan malam gratis.
"Saya malah di tantang oleh ada pihak-pihak dari luar negeri yang menantang saya mereka yakin kita tidak mungkin 8%. Kalau mencapai 8% saya akan dikasih makan malam gratis, saya boleh pilih menunya saya akan pilih menu yang paling mahal. Tapi karena saya sudah agak saya harus mengurangi berat badan," ungkapnya.
Adapun Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 8% di masa pemerintahannya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menerangkan Indonesia butuh investasi senilai USD 900 miliar atau setara Rp13.528 triliun hingga 2029 jika ingin mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. (Ykb)
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
PEREKONOMIAN DKI Jakarta mencatatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved