Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menunjuk tiga koperasi untuk menjalankan pilot project atau proyek percontohan program makan bergizi gratis (MBG). Mereka adalah Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq, Bandung, Jawa Barat, Koperasi Konsumen Serikat Bisnis Pesantren Lampung SKD (Koperasi Sekunder) di Bandar Lampung, Lampung, dan Koperasi Peternakan dan Pemerahan Air Susu Sapi Rakyat Sae Pujon di Malang, Jawa Timur.
“Ada tiga koperasi yang telah kita tinjau dan dipersiapkan untuk program tersebut," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (5/11).
Menkop memastikan dalam program MBG, koperasi juga menjadi satuan pelayanan dengan menyediakan koperasi penyedia dapur dan manajemen sumber daya manusia (SDM). Koperasi dinilai memiliki peran pengadaan bahan pangan yang meliputi koperasi jasa, koperasi pemasaran, koperasi pesantren induk koperasi dan lainnya.
“Koperasi juga hadir sebagai penyediaan bahan pangan, meliputi koperasi produsen seperti petani, peternak, dan nelayan. Serta, koperasi Pasar bersama koperasi unit desa (KUD), BUMDes, dan lainnya,” kata Budi.
Selanjutnya, dalam mendukung swasembada pangan, Kemenkop terus mengembangkan Minyak Makan Merah untuk Rakyat atau disebut MIRA. “Diharapkan kehadiran Minyak Makan Merah ini bisa digunakan untuk menyukseskan MBG,” ucapnya.(S-1)
MBG di seluruh Indonesia dan telah berdampak besar terhadap perekonomian melalui penciptaan 1,5 juta lapangan pekerjaan baru
PEMERINTAH akan meningkatkan alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga mencapai Rp171 triliun pada kuartal IV 2025.
Kehadiran SPPG mendorong kebiasaan makan sehat di kalangan siswa karena sebelumnya ada kecenderungan mereka memilih jajanan instan
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengaku telah mengevaluasi dan melakukan pengecekan mengenai penyaluran dana yang telah dilakukan.
Implementasi MBG belum sesuai harapan. Misalnya, program ini seharusnya mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat secara luas.
Pemprov membutuhkan arahan dan perizinan dari BGN terkait pelaksanaan sarapan gratis.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar pelatihan Ayo Berkoperasi bagi Mamak-Mamak Perajin Tenun yang ada di wilayah Kupang.
Ferry Juliantono mengatakan dari nota kesepakatan ini diharapkan akan terbentuk koperasi yang lebih kuat, moderen, dan berdaya saing di Banyuwangi.
Pengurus Kopdes/Kel Merah Putih harus mampu mengidentifikasi potensi usaha dalam menjalankan usaha koperasi melalui kerja sama kemitraan dengan BUMN dan swasta.
Wamenkop menyadari bahwa topografi Kabupaten Buru berbeda dengan desa-desa lain, sehingga dibutuhkan sentuhan khusus dari dinas
Pemerintah, lanjut Ferry, telah menyiapkan skema pembiayaan untuk mendukung percepatan operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih.
Pelatihan ekosistem digital yang akan diberikan kepada pengurus Kopdes/Kel Merah Putih di antaranya adalah sosialisasi Sistem Informasi Kopdes (siKOPDES).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved