Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University Dwi Andreas Santosa menilai bahwa target swasembada yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mustahil terlaksana.
“Tidak mungkin kalau kita bicara swasembada pangan. Kalau swasembada beras masih fluktuatif karena itu bergantung pada musim,” kata Dwi saat dihubungi, Selasa (29/10).
Menurut Dwi, berdasarkan definisi dari Food Agriculture Organization (FAO), definisi dari swasembada pangan ialah di mana 90% pangan yang dikonsumsi masyarakat suatu negara diproduksi dari petani domestik, dan kurang dari 10% impor. Namun demikian, saat ini nyatanya bahan pokok kita masih sebagia besar impor. Ia menjabarkan, misalkan saja gandum, saat ini impor mencapai 28%, selain itu kedelai hampir 100%, bawang puting 100% dan bakan gula mencapai 70%.
“Sehingga kalau itu dicanangkan swasembada pangan, apakah masuk akal? Jawabannya ya tidak masuk akal. Sehingga tidak mungkin, mau program apapun kita akan mencapai swasembada pangan,” tegas dia.
Berdasarkan pengamatan Dwi, saat ini memang Indonesia masih menjadikan nasi sebagai bahan pokok. Namun, saat usia Indonesia 100 tahun di 2045 nanti, gandum akan menduduki sebanyak 100% sebagai bahan pokok di Indonesia, itulah yang kemungkinan akan terjadi. Karenanya, swasembada beras sudah tidak ada artinya lagi.
“Kita sebelum-sebelumnya sudah swasembada beras terus. Karena itu bergantung pada iklim. Tapi harus diingat yang menanam padi bukan pemerintah, yang menanam padi petani. Petani salah satunya bergantung pada fenomena iklim. Produksi naik atau turun itu terkait dengan fenomena iklim yang terjadi,” ungkap dia.
“Tapi yang terjadi saat ini yang saya lihat ialah nanti gandum akan menjadi bahan pokok kita. Dan kalau swasembada beras, berarti sudah tidak ada artinya,” pungkas Dwi. (Ata)
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
Satgas Pangan memastikan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan barang.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Presiden Prabowo menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Gubernur Khofifah atas capaian Jawa Timur sebagai produsen padi dan beras tertinggi nasional 2025.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
Di bawah kepemimpinan Addin, GP Ansor bahu membahu menggerakkan aktivitas pangan melalui Banser Patriot Ketahanan Pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved