Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo mengungkapkan, di saat negara lain mengalami perlambatan ekonomi, Indonesia mampu menjaga pertumbuhan di level 5%.
"Pertumbuhan ekonomi kita terjaga di kisaran 5% walau banyak negara tidak tumbuh, bahkan melambat," ujar Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2024 di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (16/8).
Kepala Negara menuturkan pertumbuhan ekonomi yang baik juga terlihat di wilayah kawasan timur Indonesia. Di Papua dan Maluku, katanya, tumbuh di atas 6%.
Baca juga : Pemerintah Targetkan Harga Pangan Bergejolak Kurang dari 5%
"Bahkan, Maluku Utara mampu tumbuh di atas 20%," tambahnya.
Selain itu, Jokowi menyebut di tengah gejolak ekonomi global, inflasi Indonesia masih terjaga di level 2%-3%. Itu dinilai sebagai sebuah prestasi di saat sejumlah negara mengalami inflasi yang tinggi.
"Banyak negara mengalami penaikan (inflasi) yang luar biasa, bahkan ada yang mencapai lebih dari 200%. Namun, inflasi kita di kisaran 2%-3%," tutur Mantan Wali Kota Surakarta itu.
Baca juga : DBS Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tumbuh Mencapai 5 Persen
Dalam pidato Sidang Tahunan MPR 2024 itu, Jokowi juga mengatakan pemerintahannya mampu menekan angka kemiskinan ekstrem, dari sebelumnya 6,1% menjadi 0,8% di tahun ini.
"Angka stunting juga mampu kita kurangi dari sebelumnya 37% menjadi 21,5% di 2023," sebutnya.
Jokowi kemudian mengeklaim pemerintah dapat menurunkan angka pengangguran, dari sebelumnya 5,7% menjadi 4,8% di 2024.
"Upaya perlindungan bagi masyarakat ekonomi bawah juga telah memberi manfaat luas bagi masyarakat," pungkasnya. (Z-11)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved