Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme para pengelola zakat di Indonesia.
Melalui acara "Pelatihan Kehumasan dan Jurnalisme Zakat," Baznas RI berupaya memperkuat kapasitas komunikasi dan pemberitaan para amil zakat, dengan harapan dapat memperluas jangkauan serta efektivitas penyebaran informasi mengenai zakat.
Acara yang diadakan oleh Pusdiklat Baznas RI ini dihadiri oleh perwakilan dari 20 Baznas Provinsi dan amil amilat Baznas RI. Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Baznas RI Noor Achmad, yang menekankan pentingnya peran strategis kehumasan dan jurnalisme dalam mendukung tugas pengelolaan zakat.
Baca juga : Top Brand BAZNAS RI dan Modernisasi Manajemen Zakat di Dunia Industri
"Apa yang kita lakukan di Baznas ini adalah tugas mulia. Kami berharap para peserta yang mengikuti pelatihan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengomunikasikan program-program zakat, sehingga dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berzakat," ujar Kiai Noor dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang tidak hanya benar dan akurat tetapi juga inspiratif, sehingga dapat menciptakan ketentraman bagi para muzaki (pemberi zakat) dan kebahagiaan bagi mustahik (penerima zakat).
Selain Kiai Noor, acara ini juga menghadirkan pembicara dari kalangan profesional di bidang media, di antaranya Direktur Pemberitaan Perum LKBN Antara, Irfan Junaidi.
Baca juga : Pilkada 2024 dan Integritas Pengelolaan Zakat: Menguatkan Demokrasi dengan Transparansi dan Akuntabilitas
Irfan memaparkan materi tentang "Media Massa dan Jurnalisme Zakat di Era Digital," di mana ia menekankan pentingnya Baznas dalam membangun hubungan yang baik dengan media dan memahami dinamika kerja media dalam era digital ini.
"Media memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi yang terverifikasi. Oleh karena itu, Baznas harus memahami prinsip-prinsip kerja media untuk memastikan informasi tentang zakat disampaikan dengan tepat dan akurat," jelas Irfan.
Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan kehumasan dan jurnalisme para pengelola zakat, sehingga mereka mampu menyampaikan pesan-pesan zakat secara efektif dan membangun citra positif Baznas di mata publik. (RO/Z-10)
Baznas memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama, bertema “Zakat Menguatkan Indonesia.
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Negara ingin memastikan bahwa pemegang izin pengelolaan zakat adalah lembaga yang benar-benar bekerja, bukan sekadar entitas di atas kertas.
Zakat dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk bantuan langsung kepada mustahik, tetapi juga untuk kepentingan kemaslahatan umum dan pemulihan pascabencana.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Pemprov DKI Jakarta didorong segera mewujudkan percepatan fasilitas pengelolaan sampah.
PEMERINTAH akan mendorong transformasi industri manufaktur dari bernilai tambah rendah menjadi bernilai tambah tinggi.
Water treatment dengan metode pemisahan partikel secara elektrik dan fast vertical filtration membuat proses pengolahan air lebih ramah lingkungan.
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel, perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan menggelar turnamen “Obi Fishing Tournament 2024”
Sagu, tanaman khas Papua yang kaya akan karbohidrat, kembali menemukan tempatnya di hati masyarakat Papua melalui proyek Lumbung Sagu yang menggabungkan tradisi dengan inovasi baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved