Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan bahwa indeks kepercayaan industri (IKI) pada Juli 2024 berada di angka 52,4. Hal tersebut menandakan IKI pada Juli 2024 ini melambat sebesar 0,10 poin dibanding dengan IKI bulan Juni lalu yakni sebesar 52,5.
"Kalau dibandingkan pada IKI Juli tahun lalu sebesar 53,1 maka IKI Juli 2024 mengalami penurunan 0,91 poin," ujar Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief saat Konferensi Pers IKI Juli 2024 di Kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (31/7).
Dari sebanyak 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, setidaknya terdapat 3 subsektor yang mengalami kontraksi dengan kontribusi share PDB di angka 6,4 persen. Sementara 20 subsektor yang mengalami ekspansi setiap share PDB ada sebesar 93,6%.
Baca juga : Sektor Industri Sumbang 40,6 Persen Terhadap Realisasi Investasi Nasional Semester I 2024
"Itu artinya subsektor yang mengalaminya ekspansi adalah subsektor-subsektor yang besar kontribusinya terhadap PDB, sementara subsektor-subsektor yang mengalami kontraksi adalah struktur-struktur yang sedikit lebih kecil kontribusinya terhadap PDB," imbuhnya.
Adapun ketiga subsektor industri yang mengalami kontraksi antara lain industri tekstil, industri kertas, barang dari kertas, dan industri mesin dan barang peralatan yang tidak diklasifikasikan (YTDL).
Apabila dilihat dari variabel pembentuk IKI, sambung Febri, terdapat perlambatan nilai IKI variabel pesanan baru yaitu sebesar 1,82 poin sehingga nilai pesanan baru mengalami pelambatan menjadi 52,92.
Baca juga : Tak Hanya Kejar Target Investasi, Pemerintah Juga Harus Lindungi Industri
Sementara itu, nilai IKI pada variabel persediaan produk mengalami peningkatan sebesar 0,48 poin menjadi 55,53. Sama halnya dengan nilai IKI variabel persediaan produksi juga mengalami peningkatan sebesar 2,45 poin tetapi masih kontraksi tipis di 49,4.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Agro Kemenperin, Yulia Astuti mengatakan bahwa industri industri kertas dan barang dari kertas mengalami penurunan 3,8 poin.
"Kemarin kita lihat di Juni terkait tahun ajaran baru banyak kebutuhan anak sekolah terkait buku pelajaran sehingga hal ini menjadi salah satu penyebab penurunan pesanan," imbuhnya.
Baca juga : APSyFI: Penetapan Bea Masuk 200% untuk Beberapa Produk Impor bukan Kebijakan yang Paten
Kemudian, sambung Yulia, banjirnya impor dari Tiongkok diindikasikan menjadi salah satu penyebabnya kontraksinya industri kertas dan barang dari kertas.
Di sisi lain, Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Kris Sasono Ngudi Wibowo menyebut ini adalah kontraksi sektor tekstil yang terjadu dua kali berturut-turut. Penurunan bulan ini tergolong cukup dalam dari 49 ke 47 poin.
"Bulan ini agak lebih dalam kontraksinya dibanding bulan sebelumnya. Dilihat dari komponen pembentuk IKI, paling terlihat adalah komponen pesanan baru," bebernya. (Fal/Z-7)
Dalam tradisi masyarakat tertentu di Indonesia, telur tembean (telur ayam yang sudah berisi bakal embrio dan dianggap “hampir menetas”) dipercaya sebagai makanan berkhasiat
Tingginya kepercayaan publik juga mencerminkan posisi strategis Polri dalam kehidupan bernegara.
Pahami trust vs believe, perbedaan, dan cara membangun kepercayaan dengan penjelasan sederhana untuk kehidupan sehari-hari.
Poengky mengatakan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat perlu adanya upaya memastikan integritas dari setiap unsur di KPK.
Sarasehan Nasional ini merupakan momen istimewa untuk merumuskan langkah strategis untuk menghadapi tantangan ke depan, baik sebagai individu ataupun komunitas.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin rapat perdana bersama jajarannya pada awal tahun 2026 dengan agenda utama membahas program restarting bagi industri kecil.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menargetkan pertumbuhan PDB industri pengolahan non migas (IPNM) 2026 di angka 5,51%.
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan bahwa nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Desember 2025 berada di angka 51,9.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan diplomasi ekonomi Indonesia melalui kawasan industri.
Teknologi kulit, karet, dan plastik akan terus berkembang dan memerlukan tenaga pendidik yang mengikuti perkembangan inovasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved