Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan riset pasar IPSOS telah mengumumkan hasil riset mereka yang berjudul Pengalaman dan Kepuasan Belanja Online di E-commerce, yang mengungkapkan bahwa Shopee menempati posisi teratas dalam memberikan pengalaman belanja yang paling memuaskan.
Riset ini dimulai pada awal Juni dengan metode Online Panel, melibatkan responden yang rutin berbelanja online di berbagai e-commerce di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa 62% responden merekomendasikan Shopee kepada kerabat, diikuti oleh Tokopedia (46%), TikTok Shop (42%), dan Lazada (36%).
"Sejak hadirnya platform e-commerce, tren belanja online sebagai alternatif utama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terus meningkat," ujar Executive Director IPSOS Indonesia Andi Sukma belum lama ini secara virtual.
Baca juga : Laporan TikTok: Konsumen di Tanah Air Kian Prioritaskan Nilai dari pada Harga
Andi menambahkan bahwa popularitas belanja online yang terus meningkat membuat platform e-commerce harus menyesuaikan strategi mereka dan menghadirkan inovasi untuk memberikan pengalaman belanja yang memuaskan bagi pengguna dengan preferensi yang semakin beragam.
"Dengan riset IPSOS kali ini, kami ingin mengidentifikasi platform mana yang berhasil unggul dalam hal kepuasan pengguna dan faktor apa saja yang mempengaruhi pilihan tersebut," jelasnya.
Memberikan pengalaman berbelanja yang holistik dengan mengutamakan kepuasan konsumen menjadi daya tarik utama e-commerce. Berikut beberapa aspek yang mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen dalam berbelanja online:
Baca juga : Pentingnya Aspek Pelayanan pada Industri Logistik
Ragam Metode Pembayaran Sebanyak 64 persen responden menilai Shopee memiliki pilihan metode pembayaran paling beragam, diikuti oleh Tokopedia (15%), Lazada (11%), dan TikTok Shop (8%). Salah satu metode pembayaran yang menarik perhatian adalah Cash on Delivery (COD), di mana Shopee mendominasi dengan 66%, diikuti oleh Tokopedia dan Lazada (12 persen), serta TikTok Shop (10%).
Toko Resmi Paling Beragam Shopee unggul dengan 68% dalam menyediakan toko resmi yang beragam, diikuti oleh Tokopedia (15%), Lazada (9%), dan TikTok Shop (7%).
Harga Konsumen cenderung memilih e-commerce dengan harga termurah, dengan Shopee memimpin di angka 64%, Lazada (13%), Tokopedia (12 persen), dan TikTok Shop (11%). Keunggulan Shopee didukung oleh program Garansi Harga Termurah (GHT) yang dikenal oleh 74% responden.
Baca juga : Sambut Festival Belanja 11.11, Lazada Kerja Sama dengan Pialang Asuransi BWT
Ragam Pilihan Layanan Shopee dengan persentase 66% menjadi e-commerce dengan pilihan layanan pengiriman paling lengkap, disusul oleh Tokopedia (16%), Lazada (10%), dan TikTok Shop (7%).
Fitur Interaktif Fitur interaktif seperti Live Shopping dan video pendek juga menjadi nilai tambah yang membantu konsumen dalam menentukan pilihan belanja. Shopee menyediakan layanan live streaming terbaik menurut 63% responden, diikuti oleh TikTok Shop (17%), Tokopedia (10%), dan Lazada (9%).
Andi Sukma menyatakan bahwa aspek-aspek yang diperhatikan konsumen saat mengukur tingkat kepuasan yang ditawarkan oleh platform belanja online mencerminkan dinamika dalam industri e-commerce saat ini, di mana platform e-commerce harus terus berinovasi untuk memenuhi ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi.
Baca juga : Survei : Sebagian Besar Masyarakat Indonesia Pilih Belanja Lewat E-commerce
Riset IPSOS juga menemukan beberapa aspek yang menjadikan Shopee terdepan dalam hal keamanan dan kenyamanan belanja online. Pengalaman belanja yang memuaskan meliputi pengiriman yang cepat dan aman serta proses pengembalian yang mudah.
Shopee unggul dalam hal kecepatan pengiriman dengan 60 persen, disusul oleh Tokopedia (16%), Lazada (13 persen), dan TikTok Shop (9%). Program Garansi Tepat Waktu dari Shopee dikenal oleh 71 persen responden.
Kebijakan pengembalian barang yang mudah juga penting dalam melengkapi pengalaman belanja holistik. Sebanyak 66 persen pengguna menyadari bahwa Shopee memiliki proses pengembalian barang tercepat, diikuti oleh Tokopedia (15%), Lazada (11%), dan TikTok Shop (8%).
"Riset kami menunjukkan bahwa konsumen Indonesia kini semakin selektif dalam memilih platform e-commerce andalan mereka. Hadirnya berbagai fitur dan program yang mendukung kepuasan berbelanja online menjadi faktor penentu loyalitas masyarakat terhadap suatu platform," kata Andi Sukma.
"Dari data yang kami peroleh dan sajikan melalui riset ini, terlihat jelas bahwa Shopee memahami pentingnya memberikan pengalaman belanja online holistik yang memuaskan dari awal hingga akhir bagi masyarakat," tutupnya. (Z-10)
Fitur belanja langsung (live shopping) tercatat diminati 80% konsumen program belanja daring Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025.
Program belanja daring Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 pada 10-16 Desember lalu mencatatkan total transaksi Rp36,4 triliun.
INDODANA PayLater sebagai penyedia solusi layanan pembiayaan buy now pay later yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjalin sinergi strategis dengan Alfagift.
Di toko fisik, pelanggan dapat mencoba berbagai perangkat secara langsung, mulai dari mencoba suara speaker, melihat kualitas layar, hingga mengevaluasi performa perangkat dapur.
FESTIVAL belanja dengan tanggal kembar akhirnya datang lagi! Lazada 11.11 memberikan diskon yang banyak untuk para pengguna.
Data terbaru menunjukkan, total waktu menonton di YouTube tumbuh hingga 20% dalam setahun terakhir, sementara waktu menonton konten bertema belanja melonjak hingga 400%.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Hasil survei nasional ungkap tantangan dan rumuskan arah kebijakan baru.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved