Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah fluktuasi harga yang sering terjadi di pasar kripto, investor mencari strategi yang dapat mengoptimalkan potensi keuntungan mereka. Tim Pintu Academy menjelaskan pentingnya strategi buy the dip sebagai pendekatan yang cerdas dalam berinvestasi di dunia kripto yang dinamis ini.
"Buy the dip adalah taktik ketika investor membeli aset kripto saat harga turun, mengharapkan pemulihan dan keuntungan jangka panjang," ujar Tim Pintu Academy.
Menurut mereka, strategi ini sangat cocok untuk mereka yang melihat penurunan harga sebagai peluang belanja daripada risiko kerugian.
Baca juga : Ini Penyebab Fluktuasi Harga Cryptocurrency
Dalam pasar kripto, ketika harga dapat berubah secara drastis dalam waktu singkat, membeli di saat 'dip' bisa memberikan investor keuntungan yang signifikan.
Kunci dari sukses strategi ini adalah pemahaman mendalam tentang apa yang menyebabkan fluktuasi harga dan timing yang tepat untuk membeli.
Tim Pintu Academy menekankan beberapa kelebihan dari strategi ini, termasuk potensi keuntungan yang lebih besar saat pasar pulih. Namun, mereka juga mengingatkan tentang risiko yang terlibat. Tantangannya adalah membedakan antara penurunan harga sementara dan tren penurunan jangka panjang.
Baca juga : Indonesia Berpotensi Jadi Leader Kripto di ASEAN
1. Analisis fundamental
Menganalisis fundamental aset adalah langkah pertama dan paling penting, menurut Tim Pintu Academy. Investor perlu memahami nilai intrinsik dan potensi jangka panjang dari aset tersebut sebelum membuat keputusan investasi.
2. Menentukan tren pasar
Baca juga : Transaksi Aset Kripto 2024 Diprediksi Lampaui Torehan Tahun Lalu
Mengidentifikasi siklus pasar saat ini juga krusial. Membedakan antara bull market dan bear market dapat membantu dalam mengambil keputusan kapan harus membeli.
3. Analisis teknikal
Penggunaan alat analisis teknikal untuk menentukan titik masuk yang tepat adalah langkah selanjutnya. Indikator seperti RSI dan MACD dapat memberikan sinyal kapan aset berada di level oversold yang mungkin adalah waktu yang tepat untuk buy the dip.
Strategi buy the dip bukan tanpa risiko, tetapi dengan penelitian yang tepat, bisa sangat menguntungkan, namun investor harus selalu berinvestasi sesuai dengan kemampuan dan toleransi risiko sendiri. (RO/Z-1)
Harga bitcoin (BTC) jatuh ke level US$60.000 pada Februari 2026. Simak analisis penyebab, dampak likuidasi US$1,8 miliar, dan strategi investasi DCA.
PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000.
INDUSTRI aset kripto di Tanah Air menunjukkan kematangan yang signifikan sepanjang 2025.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72 persen pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
OJK mencatat total volume perdagangan aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun, dengan jumlah investor kripto menyentuh 19,56 juta orang.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
Implementasi Travel Rule yang efektif dinilai telah berhasil mengurangi sebagian risiko seperti penipuan identitas dan aktivitas ilegal yang belum pernah tejadi sebelumnya di sektor virtual.
Penghapusan biaya perdagangan di pasar USDT diharapkan dapat memberikan keleluasaan bagi para pedagang dalam memaksimalkan strategi perdagangan.
Bitget, exchange mata uang kripto terkemuka dan perusahaan Web3 mengumumkan bahwa Bitget Token (BGB) masuk sebagai salah satu dari 10 mata uang kripto dengan kinerja terbaik oleh Forbes
MENURUT data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi kripto di Indonesia telah mencapai lebih dari Rp211,1 triliun pada 2024.
Edukasi diharapkan meningkatkan minat pada investasi Aset Kripto dalam negeri dan sebagai upaya perlindungan kepada masyarakat sebagai pelanggan.
Berdasarkan data Bappebti, terdapat 20 juta investor kripto dengan total transaksi mencapai Rp211,1 triliun pada tahun 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved