Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GABUNGAN Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan bahwa pertumbuhan industri otomotif pada tahun ini mengalami penurunan 22 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Ketua Umum (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan bahwa terdapat beberapa hal yang membuat catatan negatif tersebut bisa terjadi seperti kegiatan Pemilihan Umum (pemilu).
"Industri otomotif kuartal pertama turun 22 persen, karena memang beberapa poin. Seperti bahan baku yang naik, adanya pengaruh agenda politik yang begitu besar dan saya melihat ada peraturan baru yang ketat sehingga penjualan terganggu," kata Yohannes seperti dilansir dari Antara, Selasa (7/5).
Baca juga : PT Indotruck Utama Hadirkan Bus Volvo Euro 5 di Ajang GIIAS 2023
Tidak hanya itu saja, gejolak perekonomian dunia turut menyumbang penurunan tren positif untuk industri otomotif tanah air, seperti harga dolar yang semakin meningkat drastis.
Sehingga, dengan adanya kegiatan auto show yang digelar dengan sebutan GIIAS diyakini dapat menjadi solusi bangkitnya pertumbuhan industri otomotif Tanah Air pada tahun ini.
Sehingga, target penjualan kendaraan sebesar 1 juta kendaraan pada 2024 bisa tercapai. Dalam kegiatan ini, terdapat berbagai jenama yang akan mengikuti kegiatan GIAAS 2024.
Baca juga : JKIND Hadirkan Produk Unggulannya pada Ajang GIIAS 2023
Kegiatan yang memasuki pelaksanaan yang ke-31 ini, berlangsung pada 28-28 Juli 2024 di ICE BSD, Tangerang. Bahkan, pada tahun ini, gelaran yang berlangsung selama 11 hari ini menambahkan area pameran menjadi 11 hal.
Pada kuartal pertama di tahun 2024, Gaikindo mencatat penjualan kendaraan secara Wholesales mencapai 215.069 unit atau pada periode Januari-Maret 2024. Dimana, pada tahun lalu, Gaikindo memberikan catatan penjualan sebanyak 282.601 unit.
Sedangkan untuk penjualan ritel (dari diler ke konsumen), pada tahun ini Gaikindo mencatat penjualan hanya sebanyak 230.778 unit pada kuartal I/2024 atau turun 15 persen dari 271.423 unit pada tahun lalu. (Z-6)
Ekspansi Polytron ke industri kendaraan listrik (EV) ternyata jauh lebih rumit dari kalkulasi awal.
Hadirnya industri pendukung pada tahun ini memberikan kesempatan lebih luas bagi pengunjung untuk mendapatkan berbagai kebutuhan otomotif dalam satu tempat.
Secara segmen, mobil listrik menjadi kendaraan elektrifikasi terlaris. Sebanyak 69.146 unit sudah terdistribusi sepanjang 2025.
Sementara itu, outdoor test ride yang berlokasi di loading dock Hall 9–10 memungkinkan pengunjung merasakan langsung karakteristik sepeda motor sebelum mengambil keputusan pembelian
Gaikindo menyatakan daya beli masyarakat saat ini masih lesu, tercermin dari tren penyusutan penjualan mobil di Tanah Air.
Tercatat sebanyak 485.569 orang memadati area pameran GIIAS 2025
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2025 digelar 1 hingga 5 Oktober 2025 mendatang di Sudirman Grand Ballroom Kota Bandung.
GAC Indonesia menutup partisipasinya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 dengan pencapaian luar biasa.
PT Toyota Astra Financial Services (TAF) meramaikan pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Banten.
Di GIIAS 2025, Xpeng menjadi satu-satunya jenama yang membawa kendaraan terbang.
Simak daftar 10 mobil terlaris di Indonesia lengkap dengan data penjualan terbaru. Toyota dan Daihatsu masih memimpin pasar otomotif nasional di tengah tren penurunan penjualan
Kehadiran model ini memperkuat posisi Honda sebagai brand yang memahami kebutuhan keluarga modern, dengan menghadirkan MPV berteknologi hybrid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved