Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
EKSPANSI Polytron ke industri kendaraan listrik (EV) ternyata jauh lebih rumit dari kalkulasi awal. Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, mengakui target produksi mobil listrik perusahaan pada 2025 tidak tercapai, dengan realisasi yang baru berkisar ratusan unit meski sebelumnya dipatok lebih optimistis.
“Kami menyadari bahwa ternyata merakit mobil tidak semudah yang kita bayangkan di awal. Banyak sekali penyesuaian teknis dan penyeimbangan lini produksi yang harus kami lakukan secara mendalam. Inilah penyebab utama mengapa target produksi kami tahun lalu meleset,” kata Tekno di Latio Plataran, 20 Januari 2026.
Data penjualan ritel yang tercatat di Gaikindo menunjukkan realisasi sekitar 350-an unit, sementara target awal perusahaan berada di kisaran 500–600 unit. Namun Polytron menilai capaian tersebut tetap penting sebagai pijakan awal transisi dari manufaktur elektronik menuju transportasi hijau.
Tekno menyebut DNA manufaktur Polytron menjadi modal utama, tetapi fase masuk industri otomotif menuntut presisi yang berbeda: mulai dari penyetelan teknis, kestabilan kualitas, hingga ritme produksi yang harus konsisten. “Penyesuaian lini” ini, kata dia, menjadi faktor terbesar yang membuat target 2025 terpeleset.
Memasuki 2026, fokus Polytron bergeser ke tantangan yang lebih struktural: Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, kandungan lokal mobil listrik Polytron masih sekitar 40%. Perusahaan menargetkan TKDN 60% pada akhir 2026.
“Target 60 persen itu harus dikejar tahun ini. Aturannya memang akan lebih ketat di 2027, kecuali jika ada perubahan regulasi. Bagi kami, meningkatkan TKDN bukan sekadar mengganti komponen, tapi membangun ekosistem pemasok lokal yang andal,” ujar Tekno.(Z-10)
Hadirnya industri pendukung pada tahun ini memberikan kesempatan lebih luas bagi pengunjung untuk mendapatkan berbagai kebutuhan otomotif dalam satu tempat.
Secara segmen, mobil listrik menjadi kendaraan elektrifikasi terlaris. Sebanyak 69.146 unit sudah terdistribusi sepanjang 2025.
Sementara itu, outdoor test ride yang berlokasi di loading dock Hall 9–10 memungkinkan pengunjung merasakan langsung karakteristik sepeda motor sebelum mengambil keputusan pembelian
Gaikindo menyatakan daya beli masyarakat saat ini masih lesu, tercermin dari tren penyusutan penjualan mobil di Tanah Air.
Tercatat sebanyak 485.569 orang memadati area pameran GIIAS 2025
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved