Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Nilai ekspor Indonesia pada Maret 2024 tercatat US$22,43 miliar. Angka itu tumbuh 16,40% dari realisasi ekspor Februari 2024 yang hanya sebesar US$19,27 miliar. Kenaikan tersebut sejalan dengan peningkatan realisasi ekspor migas dan non migas pada bulan ketiga tahun ini.
“Total nilai ekspor mengalami peningkatan secara bulanan. Secara bulanan, peningkatan terjadi di sektor migas maupun non migas,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (22/4).
Ekspor migas pada Maret 2024 tercatat senilai US$1,29 miliar, naik 5,62% dari realisasi ekspor migas Februari yang senilai US$1,22 miliar. Sedangkan ekspor non migas Maret 2024 tercatat senilai US$21,15 miliar, naik 17,12% dari realisasi di bulan sebelumnya US$18,06 miliar.
Baca juga : Kinerja Ekspor di Februari cuma US$19,31 Miliar, Melorot sampai 5,79%
Amalia mengatakan, peningkatan nilai ekspor non migas secara bulanan terjadi terutama karena peningkatan ekspor di sektor industri pengolahan. Data BPS menunjukkan, nilai ekspor non migas pada Maret 2024 mencpaai US$16,55 miliar atau tumbuh 21,45%.
Sementara nilai ekspor pertambangan dan lainnya tercatat senilai US$4,16 miliar, atau tumbuh 2,68%. Sedangkan nilai ekspor pertanian pada Maret 2024 tercatat US$0,43 miliar, naik 16,08% dari realisasi ekspor di bulan sebelumnya.
Adapun secara tahunan, kata Amalia, realisasi ekspor pada Maret 2024 tercatat lebih rendah 4,19% dari capaian Maret 2023 (year on year/yoy) yang senilai US$23,42 miliar. Itu terjadi karena realisasi ekspor migas dan non migas Indonesia pada Maret tahun lalu masih lebih tinggi. (Z-11)
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/YoY).
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
PT Medco Energi Internasional, melalui anak usahanya Medco E&P Grissik, memperkuat upaya pengurangan emisi melalui penerapan nitrogen gas blanketing.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
SKK Migas menegaskan komitmennya memperkuat penggunaan barang dan jasa dalam negeri di sektor hulu minyak dan gas bumi.
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved