Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 964 kereta yang akan digunakan untuk angkutan lebaran telah dicek kelaikan dan kesiapoperasian (ramp check). Kereta-kereta itu terdiri dari 851 unit kereta api ditarik lokomotif, 52 unit kereta rel diesel (KRD), dan 61 unit kereta rel listrik (KRL) yang meliputi LRT Sumatera Selatan (Sumsel) dan KRL Jogja-Solo.
"Untuk update jumlah armada sarana kereta api yang sudah diperiksa atau ramp check, per 2 Maret 2024, ada 964 unit sarana perkeretaapian. Ini khusus untuk menghadapi pengangkutan penumpang arus mudik Lebaran nanti," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapain Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal di Jakarta, Selasa (5/3).
Di luar itu, ia menambahkan, ada 102 unit lokomotif atau kepala kereta api yang menarik gerbong kereta yang juga sudah dilakukan pemeriksaan kelaikan.
Baca juga : Menhub: Puncak Arus Balik Kedua Berlangsung Hingga 2 Mei
Dari pemeriksaan tersebut, semua kereta dipastikan dalam kondisi baik dan siap melayani masyarakat pada masa arus mudik dan arus balik pada April mendatang.
"Semua sarana yang diperiksa menunjukkan kelaikan beroperasi dalam pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2024," ucapnya.
Kegiatan ramp check atau pemeriksaan sarana masih akan berlangsung sampai dengan 22 Maret 2024.
"Sejauh ini, proses pemeriksaan sarana perkeretaapian tidak mengalami kendala yang berpotensi mengganggu operasional kereta," tuturnya.
Ia berharap, dengan adanya pemeriksaan tersebut, keselamatan perjalanan kereta api akan terus meningkat. (Ant/Z-11)
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat sejumlah pencapaian sektor aviasi selama periode angkutan Lebaran 13-29 Maret 2026.
PGN menilai kendaraan berbasis CNG menjadi alternatif energi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan, khususnya di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik.
Terhitung sejak 11-25 Maret 2026 atau H-10 sampai H+4 Lebaran 2026, total volume lalu lintas mencapai 2.875.280 kendaraan.
Fatalitas kecelakaan Lebaran 2026 turun 28%, namun kecelakaan motor dan kelelahan pengemudi masih jadi ancaman utama di arus mudik-balik.
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi pada 24 Maret 2026.
Pada Sabtu (4/4), tercatat jumlah penumpang datang sebanyak 5.199 orang dan penumpang berangkat 3.169 orang.
Hingga 30 Maret 2026, total penumpang arus balik periode 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 277.549 orang.
DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat melaporkan adanya penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Pada arus balik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 18.753 penumpang tiba di Stasiun Pasar Senen pada Minggu sore (29/3).
Volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+7 Idulfitri 1447H/2026 atau Sabtu, 28 Maret 2026 mencapai 212.138 kendaraan.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan per 29 Maret 2026, penjualan tiket untuk periode arus balik yaitu 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 268.746 tiket.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved