Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENDUKUNG program integrasi layanan kepelabuhanan yang dicetuskan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, PT Pelindo Solusi Logistik (PSL) yang bergerak pada klaster bisnis Logistik & Hinterland Development melakukan langkah signifikan dalam mendukung pengembangan sistem logistik yang terintegrasi dan efisien.
Langkah itu ditandai dengan penandatanganan Rencana Kerja Sama Bisnis Logistik antara PT ILCS (Integrasi Logistik Cipta Solusi) dan PT PSL. Direktur Utama PT ILCS di Jakarta, Natal Iman Ginting mengemukakan, kesepakatan PT ILCS dan PT PSL mencakup nota kesepahaman yang menandai kolaborasi bisnis untuk pengembangan dan pengoperasian Portal Hinterland Logistik, sistem digital operasional dan dukungan logistik di PT Pelindo Solusi Logistik dan anak perusahaan.
Kesepakatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi bisnis dan sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak. Melalui sinergi dan integrasi usaha, baik PT Pelindo Solusi Logistik (PSL) maupun PT ILCS berkomitmen untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance.
Baca juga : Kerja Sama dengan EDII, ALFI Jateng Siap Sukseskan Mandatory CEISA 4.0
Kesempatan kolaborasi ini merupakan langkah maju dalam memperkuat layanan logistik. Dengan dukungan dari PT ILCS dan Pelindo Solusi Logistik (PSL) Portal Hinterland Logistik diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, inovasi, dan kualitas layanan dalam operasional logistik.
"Komitmen kami terhadap penerapan prinsip-prinsip good corporate governance dan tujuan saling menguntungkan akan menjadi landasan utama dalam kerja sama ini. Kami percaya kerja sama ini akan membuka jalan bagi inovasi dan kemajuan di sektor logistik dan digitalisasi," ujar Natal Iman Ginting selaku Direktur Utama PT ILCS di Jakarta, Selasa (30/1).
Kerja sama ini menandai langkah signifikan dalam mendukung pengembangan sistem logistik yang terintegrasi dan efisien. Fokus pada sinergi dan integrasi yang berkelanjutan, kedua belah pihak berharap dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan serta industri logistik secara keseluruhan.
Baca juga : Pelindo Kenalkan Industri Kepelabuhanan dan Logistik kepada Siswa SMA
Sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi meminta berbagai pihak harus menyempurnakan lagi proses bisnis dari layanan di pelabuhan. Untuk itu diperlukan layanan logistik yang terintegrasi mulai dari kedatangan kapal hingga ke pabrik.
“Saya meminta Pelindo bersama unsur terkait seperti Custom, dan unsur terkait lainnya untuk meneliti kembali bagaimana ekspor bisa lebih ditingkatkan. Tidak hanya mengatur bagaimana kedatangan dan keberangkatan kapalnya saja tetapi juga pergerakan barang yang datang dan keluar harus dikelola dengan baik,” kata Menhub Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. (RO/R-1)
Baca juga : Bisnis Pelabuhan Dan Logistik Diprediksi Tetap Menjanjikan Pada 2023
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Peningkatan volume petikemas ini dipicu oleh pertumbuhan signifikan di sejumlah wilayah operasi utama.
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Plt. Direktur Utama CTP, Erwan Dwi Winanto, mengungkapkan pihaknya tengah fokus pada upaya integrasi tarif dengan ruas tol lain di Jakarta guna meningkatkan daya saing biaya angkut.
Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban warga yang aktivitas harian dan mobilitasnya terganggu akibat banjir.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Program Green Terminal dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan.
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Akibat produktivitas bongkar muat yang menurun di beberapa jalur pelabuhan, pemilik kapal dan pengguna jasa pelabuhan mengeluh lantaran biaya operasional mereka melonjak.
JICT mengoperasikan dua side loader electric vehicle (EV) dan dua reach stacker EV sebagai upaya memperkuat modernisasi peralatan dan menjawab tantangan kinerja terminal pelabuhan.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved