Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AJANG Diplomat Success Challenge Season 14 memberikan pengalaman berbeda kepada 45 challengers yang lolos dalam fase bootcamp.
Mereka mendapatkan sesi khusus bela negara dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan Brigade Infanteri 17 di Cijantung, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, challengers diberikan pengetahuan mengenai karakter nasional yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan kecintaan terhadap Indonesia.
“Tantangan yang dikenal dengan program pelatihan dan pengembangannya yang ketat ini bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme, integritas, dan keterlibatan masyarakat,” ujar Mayjen TNI Fulad, Tenaga Ahli Pengajar Bidang Ideologi Lemhanas.
Baca juga : Dari Kuli Angkat Koper di Hotel, Kini Sapto Popo Sukses Jadi Pengusaha Parfum
Menurutnya, materi itu dirancang untuk membekali calon wirausaha agar memiliki ketahanan mental, cerdas, dan berkarakter jati diri Indonesia yang berbudaya dalam menjalankan bisnis mereka.
Pada tahap itu, para challengers diharapkan dapat berinteraksi dengan berbagai kelompok peserta, memupuk pemahaman, dan kolaborasi lintas budaya. Para peserta akan ditantang untuk mengembangkan solusi terhadap permasalahan dunia nyata dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional.
Baca juga : Kemenkop UKM dan PTI Perkuat Komitmen Bangun Inkubator Bisnis untuk Disabilitas
Tahap bootcamp dilanjutkan dengan story telling dan self branding dari Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Angkie Yudistia; pengenalan mengenai finansial oleh Former CEO and Current Shareholder of ASYX, Lishia Erza; dan diilanjutkan oleh MarkPlus yang membahas mengenai Road to Market serta pembahasan mengenai sustainability oleh Koalisi Ekonomi Membumi (KEM).
Sesuai United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs on BHR), DSC mengedepankan prinsip inklusifitas dalam penyelenggaraannya.
Angkie yang juga seorang wirausaha mengapresiasi 45 challengers DSC yang menganut prinsip inklusifitas. Pasalnya jumlah penyandang disabiltas di Indonesia hingga saat ini mencapai 21,9 juta atau 8,9% dari jumlah penduduk Indonesia.
Sebagai seorang Staf Khusus Presiden, Angkie memiliki mimpi agar para disable bisa berdaya dengan mengembangkan potensi diri mereka.
“Bagaimana kita bisa membentuk personal branding dan memiliki value agar tujuan hidup kita tercapai,” ujarnya yang juga merupakan seorang disable hearing.
Angkie memotivasi para challengers untuk memiliki sifat pemimpin, kemandirian ekonomi dan kontribusi pada komunitas.
“Kita harus menjadi pengusaha yang sukses yang berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.
Setelah tahap Bootcamp yang diikuti oleh Top 45 challengerss, Diplomat Success Challenge (DSC) Season 14 akan menuju ke tahap Battle Round yang akan diikuti oleh 24 challengers dan lebih dekat meraih hibah modal usaha total Rp2,5 miliar, pendampingan berkelanjutan dari coach bisnis profesional, serta bergabung dalam jejaring wirausaha Diplomat Entrepreneur Network (DEN). (Z-5)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa bela negara merupakan hak warga negara. Hal itu diwujudkan dalam upaya pembebasan sandera kelompok Abu Sayyaf di kawasan Filipina.
SEKRETARIS Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin, mengatakan, penguatan nilai-nilai moderasi beragama di generasi muda adalah yang yang fundamental.
CPNS di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN mengikuti Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Pelatihan ini menyoroti tiga pilar utama kepemimpinan, yaitu purpose, integrity, dan empathy.
Bela negara kini tidak berhenti pada ranah pertahanan, tetapi juga merambah sektor pangan.
Bonus demografi tak otomatis menjadi dividen; ia bisa menjadi liabilitas bila generasi muda terseret polarisasi, scam, radikalisasi, dan apatisme digital.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
KEBUTUHAN efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri food & beverage (F&B) semakin meningkat seiring dengan bertambah outlet dan kompleksitas bisnis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved