Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EKOSISTEM ekspor pertama di Indonesia ExportHub.id bersama dengan Agree, bagian dari Telkom Indonesia yang bergerak di dunia digitalisasi agrikultur Indonesia, merayakan kesuksesan kerja sama perdagangan pada Trade Expo Indonesia 2023. Pada hari terakhir gelaran Trade Expo Indonesia 2023 tersebut, kedua pihak melakukan seremoni prestasi transaksi ekspor senilai Rp9,3 miliar dan kontrak supply senilai Rp30 milar, yang memungkinkan pertemuan supplier dan global buyer dengan pemanfaatan teknologi digital.
Kesuksesan kerja sama ini adalah bukti nyata dari bagaimana teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi dalam perdagangan internasional, di antaranya untuk sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. ExportHub.id dan Agree telah berhasil menyediakan platform yang mempermudah eksportir dan importir untuk menjalin hubungan bisnis yang saling menguntungkan.
Salah satu kesuksesan dalam kesepakatan ini adalah CV Adiwandy Hanania Mandiri, produsen rumput laut, yang nilai ekspornya mencapai Rp3,6 miliar. Produk rumput laut Indonesia memiliki reputasi yang kuat di pasar internasional, dan sinergi ini adalah contoh nyata bagaimana ExportHub.id dan Agree berhasil menghubungkan petani Indonesia yang memiliki produk agrikultur berkualitas ekspor dengan pembeli potensial dari luar negeri.
Baca juga: ExportHub.id dan Atdag New Delhi Perkuat Hubungan Dagang di Trade Expo Indonesia 2023
Managing Director ExportHub.id Amalia Prabowo menyambut baik prestasi ini. Kerja sama antara ExportHub.id dan Agree membantu memajukan industri ekspor Indonesia, khususnya di bidang agrikultur.
"Kami sangat bangga dengan hasil dari kesepakatan kerja sama ini, yang memungkinkan produsen Indonesia untuk menghadirkan produk agrikultur unggulan mereka ke pasar global,” ujarnya, dalam keterangan resmi yang diterima.
Baca juga: ExportHub.id dan InterAromat B.V. Mulai Kesepakatan Dagang 3 Negara
Head of Digital Vertical Ecosystem Agriculture Agree Hikmatullah Insan Purnama menyampaikan, kesepakatan ini juga mencerminkan upaya bersama untuk mendukung perekonomian Indonesia. Perluasan pasar ekspor dapat memberikan peluang ekonomi yang signifikan bagi negara ini, serta memberikan manfaat bagi para pelaku bisnis lokal.
“Agree hadir untuk mendukung para produsen pertanian, perikanan, dan peternakan untuk mampu menembus pasar ekspor dengan layanan digital menyeluruh,” tegas Hikmatullah.
Trade Expo Indonesia 2023 adalah platform ideal bagi ExportHub.id dan Agree untuk mempromosikan kerja sama perdagangan mereka. Acara ini membuka peluang bagi kedua perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan para pelaku bisnis dan memamerkan teknologi digital yang telah sukses memfasilitasi kesepakatan ini.
Peluang ekspor Indonesia semakin terbuka lebar dengan bantuan teknologi digital. Kesepakatan perdagangan ini adalah bukti bahwa kemajuan teknologi dapat mempercepat pertumbuhan ekspor dan memajukan perekonomian negara. ExportHub.id dan Agree telah menciptakan fondasi kuat untuk kerja sama yang lebih besar, yang akan membawa manfaat bagi banyak pemangku kepentingan di Indonesia. (Z-10)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Para ilmuwan menghadirkan kaviar berbahan dasar rumput laut sebagai alternatif tanpa ikan yang tetap mewah dan lezat.
Salah satu program unggulan yang diterapkan di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang bernama Nona Nori, yang fokus pada pengelolaan potensi lokal berbasis rumput laut.
Sejak 1980-an, budidaya rumput laut menjadi sumber penghidupan utama masyarakat di Lembongan, yakni hingga lebih dari 90% masyarakat bergantung pada sektor tersebut.
Sejak dahulu, rumput laut telah menjadi primadona dalam bidang kesehatan, industri, dan kuliner berkat kandungan gizinya yang melimpah.
Selain memberikan rasa umami dan enak, rupanya rumput laut memiliki manfaat bagi kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved