Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBANKAN semakin aktif meluncurkan fitur paylater pada aplikasi digitalnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menjelaskan pada dasarnya paylater itu adalah produk bank berupa kredit yang dapat disamakan sebagai kredit tanpa agunan (KTA). Sehingga ini bukan merupakan produk baru bagi perbankan.
“Penggunaan nama paylater hanya sebagai salah satu strategi pemasaran yang dilakukan oleh bank untuk mengemas produk kredit dimaksud sehingga lebih menarik dan relevan dengan perilaku konsumen pada saat ini,” kata Dian, dalam Konferensi Pers RDK Bulanan September 2023, Senin (9/10).
Terkait dengan perizinan produk, sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum, disebutkan bahwa produk kredit termasuk produk dasar bank.
Baca juga: Perbankan Bergantung pada Keandalan Situs OJK
Sehingga paylater oleh perbankan tidak diperlukan izin khusus atau terpisah atas penyelenggaraannya. Namun yang mengingat fitur paylater pada umumnya melekat pada platform digital yang dimiliki oleh bank, maka bank perlu melakukan asesmen risiko terhadap penambahan fitur tersebut.
Dalam hal penambahan fitur mengakibatkan peningkatan risiko yang material, maka bank wajib memperoleh persetujuan OJK terlebih dahulu.
Baca juga: Penetapan Tingkat Bunga Maksimal Dinilai Tepat
“Jadi ini tanggung jawab untuk melakukan asesmen. Jadi secara umum tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara paylater yang diberikan oleh perbankan maupun lembaga jasa keuangan (LJK) lain, mengingat produk dimaksud sama-sama merupakan kredit pembiayaan kepada konsumen,” kata Dian.
Perbedaan yang ada biasanya mencakup sumber dana, model bisnis, keterkaitan dengan ekosistem digital dan supply chain paylater bagi perbankan menjadi opsi alternatif kredit pembiayaan bagi konsumen, disesuaikan dengan preferensi masing-masing.
“Namun OJK menghimbau agar masyarakat menggunakan paylater juga memperhatikan kondisi keuangan, direncanakan dengan baik, juga disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Dian. (Try/Z-7)
SEJUMLAH korban dugaan ilegal akses akun PT Mirae Asset Sekuritas memenuhi undangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mediasi pada Rabu (10/12).
OJK menggelar Digital Financial Literacy di UMSU untuk meningkatkan literasi keuangan digital mahasiswa, membahas risiko aset digital, investasi legal, hinggal literasi keuangan
Kehadiran Kantor OJK di Manokwari juga diharapkan bisa memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan wilayah Indonesia Timur.
SEBARAN pengguna fintech masih sangat terkonsentrasi di wilayah Jabodetabek dengan angka mencapai 73,77%.
Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong Pasar Modal Indonesia semakin tangguh menghadapi berbagai gejolak dan berperan besar dalam menjadi sumber pembiayaan bagi pembangunan nasional.
Hasil kajian OJK menunjukkan bahwa implementasi Sertipikat-el dan HT-el berpotensi mempercepat proses penyaluran kredit serta meningkatkan akuntabilitas perbankan.
Pernahkah Anda merasa gaji bulanan terkuras begitu saja, bahkan sebelum pertengahan bulan tiba? Banyak pekerja muda mengalami masalah serupa.
BAYANGKAN Anda membeli barang impian dengan kredit cepat, seperti PayLater atau cicilan bunga rendah.
MEMBELI barang impian tanpa harus menunggu tabungan mencukupi kini semakin mudah berkat kehadiran PayLater.
Menjaga keamanan pengguna dalam layanan Buy Now Pay Later (BNPL) merupakan prioritas Utama.
Layanan Buy Now, Pay Later (BNPL) terus mengalami pertumbuhan signifikan di Indonesia.
Metode pembayaran paylater kini menjadi pilihan favorit bagi banyak orang yang membutuhkan fleksibilitas dalam berbelanja. Sistem ini memungkinkan kamu untuk memenuhi berbagai kebutuhan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved