Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN suplier eksplosif Orica Mining Service yang berbasis di Australia memperingati Hari Pertambangan dan Energi Nasional ke-78 dengan menekankan komitmen berkesinambungan terhadap inovasi dan pengembangan teknologi demi membangun kontribusi positif terhadap industri pertambangan dan masyarakat di Indonesia.
Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam hal cadangan komoditas pertambangan.
Untuk cadangan nikel dan timah, Indonesia menduduki peringkat pertama di dunia. Sementara untuk batu bara dan bauksit, Indonesia menempati peringkat ke-6, diikuti tembaga di peringkat ke-7 secara global.
Baca juga: Anak Usaha ABM Investama Raih Delapan Penghargaan di GMP Award 2023
Kebutuhan material, logam, dan mineral akan semakin meningkat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan transisi menuju emisi nol-bersih (net-zero emission).
Permintaan terhadap bahan mineral kritikal (critical mineral) juga diprediksi akan semakin meningkat. Dengan cadangan mineral yang melimpah, Indonesia memegang peran strategis dalam agenda dekarbonisasi dunia.
Orica, bersama para mitra dan anak perusahaanya, menyediakan produk, layanan, dan teknologi bagi sektor pertambangan Indonesia sejak akhir tahun 90-an.
Orica telah mencapai tonggak penting secara konsisten yang menegaskan dedikasinya terhadap teknologi transformatif serta terus berinvestasi secara masif di Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk manufaktur, monitoring, dan sistem digital.
Baca juga: Hari Pertambangan dan Energi, ini Kontribusi Bukit Asam
Investasi utama meliputi perusahaan Ammonium Nitrate (AN) Manufacturing Joint Venture, PT Kaltim Nitrate Indonesia (PT KNI), yang merupakan pemasok AN yang banyak digunakan di sektor pertambangan dan infrastruktur di Indonesia.
Indonesia Business Manager Orica, Damien Marik, mengatakan bahwa tujuan Orica adalah membantu memobilisasi sumber daya alam secara berkelanjutan melalui pengembangan teknologi dan inovasi, serta mengakselerasi dekarbonisasi.
"Orica berupaya menghadirkan solusi yang dapat menjawab tantangan-tangan terbesar dalam industri pertambangan, serta berkolaborasi untuk mencapai masa depan yang rendah karbon," jelasnya dalam keterangan pers, Kamis (5/10).
“Hari Pertambangan dan Energi Nasional adalah momen yang tepat untuk memperkuat komitmen kami terhadap inovasi dan teknologi, yang merupakan keahlian Orica. Rekam jejak kami telah terbukti dalam meningkatkan keselamatan, menghasilkan efisiensi operasional, dan menghadirkan inovasi. Kami senantiasa berinvestasi dalam bisnis dan kemitraan baru di Indonesia,” kata Damien.
Baca juga: PT WBN Raih Penghargaan dalam Good Mining Practice Award 2023
Pada 2022, Orica memperkenalkan WebGen™ ke Indonesia, mencatatkan tonggak penting dalam industri pertambangan. WebGen™ adalah sistem inisiasi nirkabel pertama di dunia, yang merevolusi pendekatan operasional pertambangan.
Teknologi mutakhir WebGen™ memberikan kemampuan bagi pelaku industri tambang untuk mengeksplorasi metode dan teknik blasting baru yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya secara signifikan.
Teknologi dan layanan yang ditawarkan Orica tersebut telah berhasil meningkatkan keamanan material, efisiensi operasional, serta memberikan ruang bagi para mitra untuk mengeksplorasi berbagai cara inovatif untuk menambang material kompleks.
Baca juga: J Resources Raih Penghargaan Tertinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Selain penekanan terhadap teknologi dan inovasi, Orica juga menaruh perhatian khusus terhadap peningkatan kapasitas talenta.
Sepanjang berkiprah, Orica telah menumbuhkan jumlah tenaga kerja profesional secara global yang kini mencapai lebih dari 12.000, termasuk lebih dari 800 talenta di Indonesia.
Pertumbuhan angka tenaga kerja tersebut diserap melalui berbagai entitas operasi dan joint venture. Saat ini, Orica merupakan salah satu perusahaan dengan jumlah tenaga ahli di bidang geoteknik terbesar di Indonesia, melalui anak perusahaan Ground Probe Indonesia.
Ground Probe Indonesia. menyediakan layanan dukungan bagi industri tambang nasional maupun internasional melalui Global Monitoring Center di Balikpapan, Kalimantan Timur. (RO/S-4)
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk melanjutkan operasional di Tambang Tutupan Selatan
PENELITI Senior Core Indonesia Muhammad Ishak Razak menilai, perpanjangan IUPK Grasberg milik PT Freeport untuk periode 2041–2061, mencerminkan masih rendahnya daya tawar RI.
Loggis teken kerja sama dengan HD Hyundai Infracore Asia untuk distribusi alat berat DEVELON, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor tambang.
Pertambangan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara mencapai Rp140,5 triliun pada 2024.
PT Multi Harapan Utama (MHU) memanfaatkan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 untuk menegaskan kembali pentingnya keselamatan kerja.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) mengusulkan rencana penyesuaian wilayah pertambangan (WP) Tahun 2025.
Menteri LH Hanif Faisol bekukan 80 izin lingkungan tambang batu bara & nikel. Evaluasi menyasar 1.358 unit di 14 provinsi kritis. Simak selengkapnya!
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk melanjutkan operasional di Tambang Tutupan Selatan
Diproyeksikan pada 2060, kebutuhan permintaan listrik sektor industri akan meningkat sebesar 43% dari total kebutuhan nasional sekitar 1.813 TWh.
Dirjen Minerba ESDM Tri Winarno menekankan potensi hilirisasi komoditas mineral dan batu bara Indonesia, termasuk timah dan nikel, untuk meningkatkan peran Indonesia di pasar global.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemangkasan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) batu bara sebagai langkah untuk mengendalikan harga di pasar internasional.
KAI melayani angkutan batu bara melalui lima terminal utama, yaitu Kertapati, Sukacinta, Muaralawai, Merapi, dan Banjarsari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved