Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Berdayakan Usaha Indonesia atau lebih dikenal dengan merek jasa Batumbu, perusahaan yang berfokus pada pembiayaan UMKM sektor produktif, memenangkan penghargaan bergengsi dari The Asian Bankers.
Baca juga: Social Commerce Dilarang, Ini Keuntungan dan Risikonya untuk UMKM Menurut Pakar
Menurut Direktur Utama Batumbu, Tan Glant Saputrahadi, Batumbu menerapkan bisnis model yang berfokus ke manajemen rantai pasok, serta modernisasi kemampuan solusi digital untuk percepatan inklusi keuangan Indonesia. Hal ini yang mengantarkan Batumbu memperoleh award The Asian Banker, di luar sektor perbankan.
Baca juga: UMKM yang Manfaatkan Cloud Bisa Hasilkan Rp79,6 per Tahun pada 2030
Batumbu dalam penghargaan kali ini adalah satu-satunya perusahaan non-perbankan yang berhasil meraih penghargaan "The Best SME Financing 2023" pada acara The Asian Banker Excellence in Retail Financial Services & Technology Innovation Indonesia Awards 2023.
“Terima kasih kepada The Asian Banker, pencapaian ini merupakan wujud dari dedikasi dan usaha tidak kenal lelah dari seluruh insan Batumbu, serta menunjukkan bentuk kepercayaan dan dukungan dari seluruh rekanan Batumbu yang terus meningkat” ujar Tan Glant lewat keterangan yang diterima, Rabu (27/9)
Tan Glant menguraikan, Batumbu, yang telah resmi terdaftar dan memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2021 silam, memiliki memiliki visi untuk mendukung pengembangan sektor produktif khususnya di segmentasi UMKM.
Selain Batumbu, The Asian Banker juga memberikan penghargaan kepada beberapa institusi keuangan terkemuka lainnya seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan AlloBank, yang berhasil memenangkan kategorinya masing-masing. Penghargaan ini diserahkan kepada masing-masing pihak pada pekan lalu (14/9) di The Langham, Jakarta.
The Asian Banker Excellence in Retail Financial Services and Technology Innovation Indonesia Awards 2023 merupakan salah satu program penghargaan tingkat nasional yang bergengsi dan transparan serta memiliki tingkat seleksi yang ketat dalam layanan keuangan konsumen dan teknologi di Indonesia.
Pencapaian Batumbu, dinilai juri, juga berdasarkan kinerja perseroan yang berhasil meningkatkan penyaluran pendanaan terakumulasi sebesar Rp24.8 triliun (atau meningkat sebesar +88% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu).
Peningkatan penyaluran pendanaan ini memiliki korelasi positif terhadap pencapaian pendapatan operasional perseroan, dimana terjadi lonjakan pertumbuhan sebesar +91% jika dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2022 (berdasarkan data audited 2022).
Perseroan telah berhasil membukukan laba positif di tahun 2022, dan terus menunjukkan pertumbuhan eksponensial atas pencapaian ini, dimana pertumbuhannya lebih dari 5x posisi 31 Desember 2022. Selain itu, Batumbu juga dinilai mampu untuk menjaga posisi Tingkat Keberhasilan 90 hari / TKB90 pada tingkatan 99,66% (data per 31 Agustus 2023), dengan penyaluran pendanaan UMKM sektor produktif di 27 provinsi di Indonesia. (H-3)
Penetapan lima Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 harus menjadi momentum penguatan kualitas pengawasan sektor jasa keuangan.
Komisi XI DPR RI telah menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK, Rabu (11/3).
SEJARAH baru tercipta di industri jasa keuangan Indonesia.
Selanjutnya Komisi XI DPR RI akan menyerahkan nama-nama yang dinilai layak kepada pimpinan DPR untuk selanjutnya dibahas dalam rapat paripurna pada Kamis (12/3).
KOMISI XI DPR RI resmi menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031.
OJK tegaskan komitmen penguatan sistem dana pensiun nasional dalam forum OECD di Paris. Langkah ini bagian dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved