Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (11/9) berpotensi bergerak sideways (mendatar) seiring sentimen domestik dan global.
IHSG dibuka menguat 3,00 poin atau 0,04 persen ke posisi 6.927,78. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,47 poin atau 0,05 persen ke posisi 952,85.
"Hari ini IHSG akan tes support 6.890. Jika kuat tetap berada di atas support tersebut, maka ada potensi rebound ke 6.950-7.000 kembali. Level support IHSG berada 6.870- 6.890, sedangkan resistance IHSG berada 6.950-7.000," ujar Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman seperti dilansir dari Antara.
Baca juga: Permudah Investasi, Kebijakan Bahlil Soal Golden Visa Diapresiasi DPR
Dari Amerika Serikat (AS), pada Jumat (08/09) akhir pekan lalu, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,22 persen, S&P 500 naik 0,14 persen, serta Indeks Nasdaq turut menguat sebesar 0,09 persen.
Pejabat AS mengisyaratkan bahwa The Federal Reserve (The Fed) bisa menunda kenaikan suku bunga. Data inflasi AS merupakan kunci bagi keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, yang mana Inflasi AS akan diumumkan pada 13 September 2023.
Sementara itu, pada akhir pekan lalu, bursa saham kawasan regional Asia Pasifik melemah, seperti Nikkei yang turun 1,16 persen. Jepang melaporkan pertumbuhan ekonomi 4,8 persen year on year (yoy) pada kuartal II-2023, atau di bawah ekspektasi.
Baca juga: Tata Ulang Portofolio Investasi saat Terjadi Perubahan di Pasar
Di sisi lain, dari dalam negeri, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia mencapai 125,2 per Agustus 2023, atau naik dibandingkan bulan sebelumnya.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei melemah 51,50 poin atau 0,16 persen ke 32.555,30, indeks Hang Seng melemah 282,89 poin atau 1,55 persen ke 17.919,18, indeks Shanghai menguat 8,51 poin atau 0,27 persen ke 3.125,23, dan indeks Straits Times melemah 3,20 poin atau 0,10 persen ke 3.204,55. (Z-6)
BDO Indonesia berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan diskusi teknis.
BEI mematok target masuk 10 besar bursa global dalam Masterplan 2026-2030. IHSG awal tahun tembus level 8.700 dengan target transaksi harian Rp15 triliun.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan terpilih mampu menindak tegas praktik manipulasi harga saham atau aksi goreng saham.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
PASAR modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid dan berbagai capaian signifikan, seiring optimisme menyongsong tahun 2026.
BEI mengungkapkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) sebanyak 24 kali pada 2025.
Bursa kembali memperketat pengawasan pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), sebanyak enam saham emiten resmi masuk daftar papan pemantauan khusus
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved