Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Paperocks Indonesia Tbk, perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan kemasan ramah lingkungan berbahan kertas, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia melalui Initial Public Offering (IPO).
Perusahaan melepas 275 juta lembar saham atau 25,58% dari modal disetor dan ditempatkan dengan harga penawaran sebesar Rp140 setiap saham. Jumlah dana perolehan IPO adalah sebanyak Rp38,5 miliar.
Perseroan didirikan sejak 2011, bergerak di bidang distribusi kemasan makanan dan minuman berbahan kertas dengan standar food grade.
Mereka juga memiliki pelanggan-pelanggan dari brand perusahaan multinasional seperti KFC, Burger King, Nestle, A&W, Indofood, hingga UMKM di Indonesia.
Baca juga: Anies Ingin Bantu Perantau Minang yang Kembangkan UMKM
Direktur Utama perseroan Catur Jatiwaluyo mengatakan langkah IPO adalah bagian dari strategi mengembangkan bisnis dalam membiayai persediaan seperti persediaan papercup, paperbowl, paperbag, dan paperwrap dan biaya operasional yaitu beban penjuaan dan beban umum serta administrasi.
Dia optimistis dengan prospek bisnis packaging yang ramah lingkungan yang dijalankan perseroan saat ini, dan ingin membantu mendorong perkembangan pemakaian packaging yang ramah lingkungan dan tepat guna di Indonesia secara umum demi kepentingan generasi muda Indonesia.
Baca juga: Jokowi Ungkap Divestasi Saham Vale Mundur dari Target
Catur menjelaskan berdasarkan data Indonesia Packaging Federation (IPF), pada 2021 pertumbuhan kemasan di Indonesia naik sebesar 3-4% dengan nilai produksi kemasan berkisar Rp102-105 triliun.
Hal ini dipengaruhi adanya pembatasan mobilitas masyarakat karena pandemi dan kenaikan harga bahan baku. Sedangkan pada 2022, produksi kemasan lokal ditaksir tumbuh 5% dengan nilai produksi Rp107,1-110,2 triliun. Dengan pertumbuhan yang ditargetkan hingga 6% pada 2023, nilai produksi kemasan akan mencapai Rp116,8 triliun di akhir tahun ini. (Z-6)
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki ruang yang cukup besar ke depan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA; “Superbank”), bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS, hari ini resmi mencatatkan saham perdananya.
Untuk proyeksi RNTH tahun 2026 dibuat dengan pendekatan konservatif.
LANGKAH besar kembali diambil oleh perusahaan teknologi asal Indonesia di panggung global. PT NusaTrip Incorporated (Nasdaq: NUTR) resmi melantai di bursa Nasdaq pada 15 Agustus 2025.
MEMASUKI paruh kedua 2025, tanda-tanda perlambatan ekonomi di Indonesia semakin nyata.
CEO: Nahkoda bisnis! Pahami peran krusial, tanggung jawab, dan dampaknya dalam memajukan perusahaan di era kompetitif.
CEO: Nahkoda perusahaan! Pahami tugas, tanggung jawab, dan peran vitalnya dalam memajukan bisnis. Pelajari selengkapnya!
Owner adalah nahkoda bisnis! Pelajari peran krusial, tanggung jawab, dan strategi sukses menjadi pemilik bisnis yang handal.
Rencana IPO ini merupakan bagian dari strategi ekspansi AKA Creative ke Pasar Regional.
Tren positif merupakan hasil dari berbagai inisiasi yang dilakukan tidak hanya pada sisi marketing saja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved