Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA tahun ini para pemain konstruksi baja diharapkan bisa bersaing secara baik dan saling berkolaborasi. Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) mendukung upaya pengembangan baja di Indonesia dan menjadi wadah bagi seluruh perusahaan pendukung infrastruktur baja.
ISSC ialah asosiasi yang bergerak di bidang baja konstruksi yang dipelopori oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Untuk itu, pihaknya bersama Propan Raya--perusahaan cat Indonesia--menggelar Silaturahmi Nasional ISSC di Jakarta. "Silaturahmi Nasional ISSC kiranya membuat kita semua semakin terpacu untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek metal di masa mendatang," ujar Budi Harta Winata, Ketua Umum ISSC, dalam keterangan tertulis, Jumat (4/8/2023).
Keikutsertaan Propan Raya sebagai sponsor utama dalam Silatnas ISSC 2023 menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan inovasi produk, khususnya cat metal protective, dalam konstruksi baja, terutama di Indonesia. "Acara kali ini merupakan bentuk kepedulian Propan dalam mendukung pembangunan Indonesia, khususnya di metal baja. Propan baru mulai merambah ke sektor cat metal," ujar Yuwono Imanto selaku Direktur Propan Raya.
Baca juga: Industri Mamin Bakal Kecipratan Kebijakan Harga Gas Murah
Dalam ajang itu, lanjut Yuwono, pihaknya memperkenalkan produk metal DTM yakni direct to metal. Cat metal ini dapat diaplikasikan di atas substrat tanpa primer sehingga lebih efisien. Selain itu, perusahaan memaparkan nilai TKDN dan BMP Propan Raya, isu ramah lingkungan, dan kepedulian terhadap lingkungan alam, sosial, dan budaya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Produk heatproof DTM menjadi produk teranyar Propan Raya yang akan diluncurkan pada bulan ini. Produk tersebut dilengkapi dengan keunggulan dapat menurunkan suhu 14 celsius. (Z-2)
Kolaborasi merupakan salah satu kunci utama penguatan industri baja nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan baja dalam negeri.
MENTERI Perindustrian (Wamenperin) Republik Indonesia, Faisol Riza, melakukan kunjungan resmi ke fasilitas produksi Tenova S.p.A. di Castellanza, Italia.
PEMERINTAH menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional 6%-8%, dan industri baja dinilai punya peran strategis sebagai fondasi pembangunan.
PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil mengapalkan muatan slab steel atau lembaran baja sebanyak 30.400 metrik ton dari Morowali menuju Cilegon.
PEMERINTAH perlu mengambil langkah konkret guna melindungi sektor strategis nasional.
Penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, mengonfirmasi pemerintahan AS membatalkan rencana untuk menggandakan tarif impor baja dan aluminium Kanada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved