Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) meraih sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang diterbitkan Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) sebagai Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3).
Serah terima sertifikat dilakukan Kepala Divisi Operasi Komersial PT BKI Abdul Ghofar kepada Presiden Direktur GRP Abednedju Giovano Warani (Argo) Sangkaeng, di Cikarang Barat, Jawa Barat, Senin (24/7).
Baca juga: Dukung Optimalisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, RSP Luncurkan Produk OHC
Presiden Direktur GRP Argo Sangkaeng mengatakan Sertifikasi SMK3 ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam mengimplementasikan upaya-upaya pada bidang keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap lini bisnis perseroan.
"Proses sertifikasi yang ketat melibatkan evaluasi menyeluruh pada berbagai aspek kinerja dan kepatuhan perusahaan terhadap standar keselamatan yang ditetapkan,” jelas Argo, dalam siaran persnya, Selasa (25/7).
Senior Manager Operasi Industri BKI R Sapto Agung Pramusinto berharap implementasi K3 dalam perusahaan terus ditingkatkan sehingga dapat memastikan keberlanjutan dan program K3 perusahaan di masa mendatang sesuai dengan perkembangan industri.
Baca juga: PT UBS Raih Penghargaan SMK3 Dari Kementerian Ketenagakerjaan
Proses penilaian sertifikat SMK3 dilakukan melalui metode tanya jawab dan pengecekan kondisi operasional, serta sistem proteksi bahaya dan fasilitas tanggap darurat bahaya secara langsung oleh tim auditor BKI atas kesesuaian regulasi yaitu PP No 50/2012 mengenai penerapan SMK3.
Kemudian, ada 166 kriteria audit yang dinilai dan GRP mampu memperoleh predikat memuaskan dengan nilai 85,5% dalam kategori manufaktur baja dan fabrikasi.
"Dengan sertifikat SMK3, GRP memenuhi standar dan peraturan nasional terkait manajemen keselamatan dan kesehatan kerja," ujar Sapto.
Selain itu, penerapan SMK3 tak hanya berdampak pada kinerja perusahaan yang lebih baik, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan terkait seperti konsumen, mitra bisnis dan karyawan. (RO/S-2)
Kekuatan utama PT Global Energitama terletak pada soliditas tim, budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
PEMERINTAH terus mendorong seluruh perusahaan di Indonesia, baik BUMN maupun swasta, untuk terus meningkatkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
OSH merupakan ajang penghargaan dan pertemuan bergengsi para pakar K3 dari berbagai negara di Asia.
KPK ungkap bahwa dari tarif sertifikasi K3 Rp275 ribu fakta di lapangan bahwa para pekerja atau buruh harus bayar Rp6 juta. Wamenaker Noel sebagai tersangka dugaan pemerasan K3
Faktor eksternal seperti paparan gas berbahaya, kekurangan oksigen, suhu ekstrem, atau partikel beracun, terutama di area kerja terbatas kerap menjadi penyebab utama kecelakaan kerja.
Sektor energi surya diproyeksikan menyerap sekitar 348.000 tenaga kerja, membuka peluang besar bagi generasi muda yang kompeten dan siap bersaing.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved