Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUK asuransi unit link saat ini tengah beradaptasi oleh surat edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 5/SEOJK.05/2022 mengenai pematangan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (Paydi). Edaran ini menjadikan perusahaan asuransi melakukan berbagai penyesuaian baru atas produk unit link yang telah ada sebelumnya.
Untuk itu, Prudential Indonesia resmi memperkenalkan dua produk Paydi terbaru mereka yaitu Prulink Next-gen dan Prulink Next-gen Syariah. Chief financial Officer Prudential Indonesia, Paul Setio Kartono menyebut Paydi Syariah miliknya mendukung Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah.
"Itu menjadi salah satu visi dan misi Prudential Syariah sebagai penggerak sektor keuangan terutama ekonomi syariah," tutur Paul saat peluncuran dua produk Paydi baru Prudential, di Jakarta, Jumat (26/5).
Menurutnya, Prudential mencatatkan kontribusi premi baru produk Paydi di Prudential sebesar 44%. Prudential melihat adanya minat yang tinggi dari masyarakat untuk membeli Paydi.
Baca juga: Perusahaan Asuransi Tanah Air Terus Perluas Jangkauan Layanan
Pada kesempatan sama, Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen tidak takut atas penurunan pendapatan premi asuransi unit link pada kuartal I 2023. Ia menyebut pelaku usaha asuransi memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan aturan baru OJK atas pemberlakuan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (Paydi).
"Kami tidak khawatir karena ini memang regulasi baru tentunya memerlukan waktu untuk beradaptasi baik dari asuransi untuk meluncurkan produk ini," kata Karin kepada awak media.
Sepeti diwartakan, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat terjadi penurunan pendapatan premi asuransi unit link sekitar 20,9% YoY menjadi Rp22,98 triliun pada kuartal I 2023. Kontraksi ini cukup dalam apabila dibandingkan pada periode yang sama tahun 2022 yang membukukan pendapatan premi unit link hingga Rp29,07 triliun. (A-2)
DALAM momentum perayaan hari jadinya yang kedua, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) meluncurkan nilai Maqasid Syariah.
Model keuangan terpadu berbasis maqasid al-shariah untuk memperkuat ketahanan masyarakat, sekaligus mengatasi tantangan operasional, regulasi, dan kelembagaan.
Industri asuransi syariah di Indonesia tengah menghadapi ujian besar di tengah tekanan persaingan dan regulasi yang semakin ketat.
WAKIL Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengungkapkan bakal menakhodai peran baru Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) setelah dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Djonieri membeberkan beberapa faktor yang menyebabkan indsutri asuransi syariah di Indonesia tidak berkembang.
Dari sisi demand, permasalahannya adalah rendahnya dedikasi dan inklusi asuransi syariah.
Asuransi Maxima Anugerah adalah sebuah produk asuransi yang memberikan perlindungan jiwa dan investasi untuk persiapan menjalankan ibadah di Tanah Suc
Sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenahi institusinya direspons positif oleh Komunitas Korban Asuransi Unit Link.
Penyelesaian sengketa melalui LAPS SJK ini juga dinilai AIA sebagai jalur resmi yang bijaksana serta putusan arbitrase di LAPS SJK bersifat final dan mengikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved