Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA Eropa untuk menambah kapasitas produksi baterai atau aki kendaraan listrik mendapat dorongan besar pada Jumat (12/5). Ini karena Northvolt dari Swedia dan ProLogium asal Taiwan mengumumkan proyek pembangunan pabrik di Jerman dan Prancis.
Benua itu berlomba untuk memproduksi lebih banyak kendaraan listrik sebagai bagian dari transisi hijaunya. Tenggat waktu Uni Eropa untuk menghentikan penjualan mobil yang menggunakan bahan bakar fosil pada 2035.
Serangkaian proyek pabrik baterai baru sedang dalam proses di Eropa. Namun hal itu masih mengejar ketinggalan dan menghadapi persaingan ketat dari Amerika Serikat dan Tiongkok.
Baca juga: Tiga Perusahaan Eropa Sampaikan Minat Investasi di Indonesia
Jadi pengumuman pembuat baterai, Northvolt, pada Jumat bahwa mereka akan melanjutkan pembangunan pabrik senilai multimiliar euro di Jerman utara, setelah berbulan-bulan ketidakpastian, datang sebagai dorongan besar. "Jerman dapat menantikan salah satu proyek transisi energi dan transportasi yang paling signifikan yang akan menciptakan ribuan pekerjaan teknologi ramah lingkungan," kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck.
Pabrik besar itu akan dapat memasok baterai untuk sekitar satu juta kendaraan listrik per tahun. Pabrik itu, "Akan menciptakan 3.000 pekerjaan di Heide, negara bagian Schleswig-Holstein," kata Northvolt dan Berlin dalam suatu pernyataan.
Baca juga: 2024, Karawang Punya Pabrik Baterai EV Terbesar se-ASEAN
Konstruksi diperkirakan dimulai tahun ini. Pengiriman baterai dari pabrik akan dimulai pada 2026.
Setelah awalnya mengumumkan proyek tersebut pada awal 2022, bos Northvolt Peter Carlsson baru-baru ini memperingatkan bahwa proyek tersebut dapat ditunda karena melonjaknya biaya energi di Jerman setelah invasi Rusia ke Ukraina. Dia juga mencatat bahwa Amerika Serikat menawarkan subsidi yang menggiurkan sebagai bagian dari program besar untuk mempercepat transisi negara ke masa depan rendah karbon.
Baca juga: 42.000 Warga India Dapat Bekerja di Israel Bidang Konstruksi-Perawatan
Namun Northvolt akhirnya memutuskan melanjutkan proyek di Jerman. Negara tersebut merupakan rumah bagi pembuat mobil terkemuka, termasuk Volkswagen, yang 10 mereknya mencakup Audi, Porsche, Skoda, BMW, dan Mercedes-Benz.
Kementerian ekonomi Jerman mengatakan pemerintah federal dan negara bagian Schleswig-Holstein akan memberikan subsidi untuk proyek tersebut. Subsidi akan diberikan sebagian di bawah skema UE yang baru-baru ini diperkenalkan ketika blok tersebut berlomba untuk menanggapi dana murah hati yang ditawarkan dari Washington.
Komisi Eropa harus menyetujui pendanaan tersebut. Jika disetujui, itu akan menjadi pertama kali skema tersebut digunakan di Jerman. (AFP/Z-2)
Ia menambahkan bahwa setelah dua fase tersebut, INA bahkan sudah membeli lahan untuk Fase III sebagai sinyal percepatan yang tidak main-main.
Ketua Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengungkap ambisi Indonesia untuk menjadi negara acuan standar pengolahan Material Baterai Kendaraan Listrik di dunia.
Alva menghadirkan Alva Boost Charge Station untuk membuat pengisian daya lebih mudah dan cepat.
Upaya DRMA untuk pengembangan bisnis kendaraan listrik semakin mewujud nyata melalui penciptaan Dharma Connect.
Penyediaan sarana transportasi yang berkelanjutan dan lebih ramah lingkungan merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara.
Forum itu menghadirkan panelis lintas stakeholder berkaitan dengan adopsi kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus memberikan masukan terhadap hasil riset sebagai perumusan road map.
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved